Alaku
Alaku
Alaku

Cegah Kasus Perundungan Anak, Butuh Peran Serta Masyarakat

Cloud Hosting Indonesia

Bengkulu, – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu Pudi Hartono secara umum mengatakan sangat berharap di sekolah-sekolah tidak ada perundungan kepada anak- anak peserta didik, sudah banyak contoh perudungan yang terjadi.

“Kita harus antisipasi dari kini hal apa saja yang harus kita lakukan untuk antisipasi perundungan di sekolah ada berapa hal yang mesti dilakukan seperti,
Pendidik membuat program pencegahan anti bullying dan hukuman bagi pelaku yang melakukan tindakan tersebut,” ungkap Pudi, Selasa (5/12).

“Dengan diskusi dan ceramah kita membangun narasi tentang mengatasi aksi penindasan. Serta memberi bantuan dan dukungan pada korban bullying. Mudah – mudahan hal ini bisa jadi pedoman kita bersama dan bisa dikoordinasikan dengan wali murid hasil pertemuan hari ini,”jelas Pudi.

Selain itu juga Pudi menambahkan dengan kegiatan seperti ini diharapkan para peserta didik, guru swasta dan dosen yang hadir bisa antisipasi prundungan yang marak di sekolah- sekolah .

Ikut menjadi pemateri Kumham Kabag hukum Kota Bengkulu dan peserta dari guru- guru IT di Kota Bengkulu , ada guru TPQ sebanyak 100 peserta.

Adapun dari Novita AKR, SH penyuluh hukum ahli madya kanwil Kemenkum HAM Bengkulu, “Kita Ketahui negara kita negara hukum dan konsekuensinya kuat adalah hukum. Bagi perundungan hukuman nya Sudah ada saat ini Jadi berpikir lah sebelum melakukan perundungan sesama teman,” ujarnya.

Juga ditambahkan Nayu Aldila Putri SH.MH Kabag hukum Pemerintah Kota Bengkulu UUD tahun 2002 no 23 tentang perlindungan anak. “Mencegah agar tidak terjadi perundungan sehingga kita semua harus berperan aktif memantau anak- anak kita mulai dri guru dan orang tua berperan aktif,” tambahnya.(Iwan/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *