Alaku
Alaku
Alaku
Daerah  

Daya Beli Masyarakat Turun Drastis, Pedagang Ayam Potong Pasar Panorama Mengeluh Penjualan Anjlok

Cloud Hosting Indonesia

Bengkulu – Pedagang ayam potong di Pasar Panorama Kota Bengkulu mengeluhkan penurunan daya beli masyarakat yang berdampak langsung terhadap merosotnya penjualan. Kondisi tersebut dirasakan para pedagang sejak usai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah hingga saat ini.

Salah seorang pedagang ayam potong di Pasar Panorama mengungkapkan bahwa lesunya perekonomian membuat masyarakat lebih selektif dalam berbelanja kebutuhan sehari-hari, termasuk membeli daging ayam yang selama ini menjadi salah satu sumber protein favorit keluarga.

“Memang daya beli masyarakat terhadap daging ayam potong sangat terasa menurun sejak setelah Lebaran Idulfitri kemarin. Saat Ramadan lalu kami masih bisa menjual hingga 200 ekor ayam per hari. Namun sekarang hanya sekitar 50 ekor per hari, bahkan terkadang tidak habis terjual,” ujarnya, Minggu (7/6/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut jauh berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Biasanya, setelah Hari Raya Iduladha, permintaan daging ayam justru meningkat karena masyarakat mulai bosan mengonsumsi daging sapi atau kambing yang banyak dibagikan saat kurban.

“Kalau tahun lalu, setelah Iduladha penjualan ayam biasanya naik karena masyarakat mencari variasi lauk. Tapi sekarang kondisinya berubah, penjualan masih tetap sepi dan belum menunjukkan tanda-tanda peningkatan,” tambahnya.

Para pedagang berharap kondisi ekonomi masyarakat segera membaik sehingga aktivitas jual beli di pasar kembali normal. Mereka juga berharap adanya langkah-langkah pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Penurunan penjualan yang cukup signifikan ini menjadi salah satu gambaran kondisi ekonomi masyarakat saat ini. Tidak hanya pedagang ayam potong, sejumlah pedagang kebutuhan pokok lainnya di Pasar Panorama juga mengaku mengalami penurunan omzet dalam beberapa bulan terakhir akibat melemahnya daya beli konsumen.(Raffa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *