Bengkulu – Pendidikan Dasar (Diksar) Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Agra Buana, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Bengkulu 2022 memasuki hari ke-2 dimana pada hari ini yang memberikan materi yakni Jonaidi, S.P., M.M., Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu.

Dalam materinya dengan tema Organisasi dan Kebangsaan, Jonaidi menekankan pentingnya berorganisasi. “Saya pesankan kepada adik-adik calon anggota Mapala agar banyak mengikuti kegiatan-kegiatan organisasi, karena berorganisasi itu sangat penting, dapat meningkatkan kepercayaan diri, dalam hal ini percaya diri terhadap kampus tempat menimba ilmu, tidak minder jika bertemu dengan mahasiswa dari kampus lain.” ujar Jonaidi dihadapan para calon anggota baru Mapala Agra Buana STIA Bengkulu, Sabtu (5/11).

Ditegaskan kembali oleh Jonaidi kepada calon anggota baru Mapala Agra Buana agar dapat membuang jauh-jauh rasa minder dan banggalah akan kampus ungu ini, STIA Bengkulu serta ikutilah kegiatan-kegiatan organisasi, baik yang di dalam kampus maupun di luar kampus seperti HMI, GMNI, PMII.
“Saya mengharapkan kepada adik-adik sekalian untuk dapat memotivasi diri agar berani tampil dimuka umum dan dengan berorganisasi dapat menumbuhkan itu, pada prinsipnya harus sering berdiskusi dengan sesama teman organisasi dan juga terhadap senior serta tidak lupa banyak membaca untuk mencari referensi dan menambah wawasan kita.” lanjut Jonaidi yang pernah menjabat sebagai Ketua DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bengkulu.
Ditambahkan oleh Jonaidi, ke depan adik-adik mahasiswa inilah yang nantinya akan meneruskan tongkat estafet kepemimpinan bangsa ini, dimana ibarat manusia negara kita ini telah berumur 77 tahun artinya sudah kakek, maka dari itu sewajarnyalah cucu-cucunya yang dalam hal ini adik-adik mahasiswa sekalian yang akan melanjutkan perjalanan bangsa ini.
“Kemiskinan, ketidakmampuan keuangan bukanlah suatu masalah untuk maju tapi niat dan motivasi dari diri sendirilah yang akan menuju untuk masa depan.” pungkas Jonaidi.(HKS)
Penulis : Hasnul Kasdi – Editor : Dian Marfani















