Alaku
Alaku
Alaku

DPD RI Serap Aspirasi Pendidikan NU Bengkulu, Sultan Najamuddin Siap Kawal Hingga ke Pusat

Cloud Hosting Indonesia

Bengkulu, — Lembaga pendidikan di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) di Provinsi Bengkulu masih menghadapi berbagai tantangan serius, mulai dari minimnya peningkatan kualitas guru hingga keterbatasan sarana dan prasarana. Hal ini mengemuka dalam kegiatan serap aspirasi Ketua DPD RI Sultan B. Najamuddin bersama Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) dan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Provinsi Bengkulu.

Ketua PERGUNU Bengkulu, Prof. Johanes Sapri, menyampaikan bahwa tantangan utama yang dihadapi adalah rendahnya akses pelatihan bagi tenaga pendidik, terutama di madrasah dan pesantren pelosok. “Bimtek untuk peningkatan kapasitas SDM guru masih sangat minim. Padahal ini kunci utama peningkatan mutu pendidikan,” jelas Sapri.

Selain itu, Sapri menyoroti masih banyaknya sekolah yang beroperasi dengan fasilitas terbatas, seperti bangunan berdinding papan dan beratap terpal. Ia juga mengeluhkan ketimpangan tunjangan non-sertifikasi antara guru di bawah Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Pendidikan. “Guru di bawah Kemenag hanya menerima Rp1,5 juta, sementara di Dikdasmen bisa mencapai Rp2 juta,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD RI Sultan B. Najamuddin menyatakan komitmennya untuk mengawal aspirasi ini ke pemerintah pusat. “Kami akan dorong melalui jalur kelembagaan agar persoalan ini mendapat perhatian serius, termasuk akses beasiswa bagi pelajar NU,” ujar Sultan.

Sultan juga berjanji memperjuangkan peningkatan alokasi beasiswa dari berbagai kementerian agar dapat dinikmati pelajar dan mahasiswa Bengkulu, khususnya yang menempuh pendidikan di lembaga NU. “Ini bagian dari upaya kami mencetak generasi unggul Bengkulu,” pungkasnya.(Iwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *