Bengkulu, – Suasana haru dan ketegangan menyelimuti ribuan pasang mata yang memadati aula dan Lapangan Gedung Merah Putih pada Kamis dini hari (16/7/2026).
Jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu bersama unsur Forkopimda dan ribuan masyarakat berbaur menjadi satu untuk menyaksikan laga sengit semifinal Piala Dunia yang mempertemukan Inggris melawan Argentina.
Hadir langsung di lokasi acara, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat, dan Dandim 0407/Kota Bengkulu Kolonel Inf Condro Edi Wibowo.
Tampak pula perwakilan unsur Forkopimda, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bengkulu Medy Pebriansyah, para Asisten, Staf Ahli, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Bengkulu.
Pertandingan berjalan sangat dramatis bagi para pendukung Argentina. Tim Tango (jagoan Walikota, red) sempat tertinggal lebih dulu pada menit ke-55 lewat gol yang dicetak oleh pemain Inggris, A. Gordon.
Namun, menjelang peluit akhir dibunyikan, Lionel Messi dan kawan-kawan berhasil bangkit dan membalikkan keadaan menjadi 2-1, yang sekaligus mengunci tiket mereka menuju babak final.
Usai pertandingan, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menyampaikan bahwa esensi dari kegiatan nonton bareng (nobar) ini bukan sekadar ajang tontonan sepak bola, melainkan wadah hiburan rakyat sekaligus bentuk nyata dukungan terhadap instruksi pusat dalam menggerakkan ekonomi lokal.
“Yang pertama, ini kita nobar untuk hiburan rakyat. Selain itu, dari Pak Mendagri, Pak Kapolri, kemudian Panglima TNI meminta kita untuk membangkitkan UMKM,” ujar Dedy.
Dedy juga mengomentari jalannya pertandingan yang penuh kejutan dan perubahan peta permainan di menit-menit krusial. Kehadiran mega bintang Lionel Messi diakuinya menjadi pembeda yang mampu membakar kembali semangat tim dan para suporter yang sempat lesu.
“Yang kedua, ini bola, kita tidak tahu apa yang akan terjadi, namanya bola itu bundar, bisa berubah. Tadinya pendukung Argentina mulai sepi. Tapi karena memang Messi dan tim luar biasa, sehingga bisa menang. Dan inilah permainan, dan di detik-detik akhir bisa berubah,” tambahnya.
Sebagai penutup, Walikota mengajak seluruh lapisan masyarakat Bengkulu untuk kembali meramaikan agenda nobar berikutnya pada laga final ideal antara Argentina melawan Spanyol.
Acara puncak tersebut direncanakan bakal digelar secara lebih masif di kawasan Simpang Lima dengan dukungan penuh dari seluruh jajaran pimpinan daerah.
“Yang pasti, jangan lupa kita nobar di Simpang Lima, didukung oleh Pak Kapolda, Pak Kapolres, Pak Danrem, Pak Gubernur, Pak Dandim juga, Pak Kajati juga. Semuanya, kita saksikan laga final seru, Argentina melawan Spanyol,” pungkasnya disambut teriakan antusias dari warga yang hadir. (Raffa/**)















