Rejang Lebong, – Kabar gembira bagi masyarakat di wilayah rujukan regional Bengkulu, khususnya Kabupaten Rejang Lebong dan sekitarnya. Penanganan penyakit kritis seperti jantung dan kanker tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh dan melelahkan. RSUD Rejang Lebong kini tengah melakukan revolusi besar-besaran untuk menyulap diri menjadi pusat medis modern di bawah komando Kementerian Kesehatan.
Fokus utama transformasi ini adalah kehadiran Cathlab (Laboratorium Kateterisasi Jantung) dan CT Scan. Dua alat “dewa” dalam dunia medis ini menjadi jawaban atas penantian panjang warga Rejang Lebong dan kabupaten tetangga yang selama ini harus dirujuk ke kota besar hanya untuk sekadar melakukan pemeriksaan jantung atau pemindaian detail tubuh.
Plt. Direktur RSUD Rejang Lebong, Nova Friska Elianti, M.Kes., menekankan bahwa dalam kondisi darurat jantung, waktu adalah nyawa.
“Kami adalah saat ini menjadi salah satu rujukan regional. Artinya, pasien dari kabupaten sekitar bertumpu pada kami. Kehadiran fasilitas ini bukan hanya soal kecanggihan, tapi soal kecepatan penanganan agar pasien tidak perlu lagi dirujuk jauh keluar daerah,” tegasnya.
Saat ini, pihak rumah sakit sedang berpacu dengan waktu untuk melengkapi infrastruktur bangunan. Sesuai prosedur Kemenkes, alkes canggih tersebut akan segera mendarat begitu sarana pendukungnya dinyatakan siap 100 persen.
Teknologi tinggi tentu tak ada artinya tanpa tangan-tangan ahli. Menyadari hal itu, manajemen RSUD Curup secara resmi telah menambah tiga dokter spesialis baru, yakni Spesialis THT (Telinga, Hidung, dan Tenggorokan), Spesialis Mata, dan Spesialis Patologi Anatomi yang menjadi kunci utama dalam diagnosis tumor dan kanker secara akurat.
“Langkah ini membuktikan bahwa RSUD Rejang tidak hanya sekadar mempercantik diri dengan alat mahal, tetapi juga membangun ekosistem pelayanan yang komprehensif,” tambah Friska.
Selain itu, kehadiran unit Mamografi atau deteksi dini kanker payudara juga diproyeksikan akan meningkatkan standar layanan diagnostik di wilayah tersebut secara signifikan.
“Dengan kombinasi antara dokter spesialis yang mumpuni dan alkes mutakhir, RSUD Rejang Lebong kini bersiap naik kelas. Targetnya jelas, memberikan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, tepat, dan manusiawi bagi masyarakat di jantung Provinsi Bengkulu,” tutup Friska.(**/prw)















