Bengkulu Tengah, Radar Informasi News.Com – Karung Yang berisi pasir laut untuk penahan gelombang air laut di Desa Pekik Nyaring, Kecamatan Pondok Kelapa, Bengkulu Tengah yang di bangun pihak Badan Wilayah Sungai (BWS) wilayah 7 PUPR Provinsi Bengkulu di prediksi hanya enam bulan bertahan.
Hal ini di ungkapkan Zulkarnedi selaku Kordinator Penangkaran dan Penggelola Konservasi Penyu Halun Utara ini mengatakan penahan gelombang air laut di perkirakan hanya bertahan enam bulan saja di lantarkan ada berapa karung pasir yang turun karna terderus kena gelombang air laut,” Ujarnya
” Apa lagi menjelang masuknya bulan Muharram biasa gelombang air laut besar sehingga tidak menjamin penahan karung pasir yang di pasang sepanjang pinggir pantai muara sungai hitam ini bertahan,” Ungkap Zulkarnedi pada Media Massa Selasa siang (02/06/2024)
Lanjut Zulkarnedi,pihaknya hanya kuatir saja dengan karung pasir penahan gelombang tersebut,” Tegasnya
Jika ini karung pasir pernahan gelombang ini memang tidak bisa bertahan maka rumah penangkaran penyu ini terancam ambruk dan roboh di terjang gelombang ketika ombak besar,” Zulkarnedi
Dia berharap semua itu tidak terjadi jika di bulan Muharram gelombang tidak besar maka rumah penangkaran penyu dalam katagori aman dengan terjangan gelombang air laut tersebut,” tutup Zulkarnedi. (Adek)















