Alaku
Alaku
Alaku

Kegiatan Fisik Irigasi Dikerjakan Kelompok Tani Secara Padat Karya

Kabid PSP Dinas TPHP Provinsi Bengkulu Helmi Yuliandri, Rabu (25/1). Foto - Hasnul Kasdi Radar Informasi News.Com
Cloud Hosting Indonesia

Bengkulu – Sebagai salah satu faktor penentu suksesnya pertanian, irigasi pertanian penting untuk diperhatikan. Komoditas pertanian bisa tumbuh subur dan siap dipanen apabila mendapatkan pengairan yang cukup. Di tahun 2023 ini, kegiatan fisik untuk irigasi dalam mengalirkan air ke sawah kembali dikerjakan.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu Helmi Yuliandri, S.P., M.T., bahwa di tahun ini kegiatan irigasi di 9 kabupaten dalam provinsi Bengkulu akan segera dimulai.

“Untuk pengerjaan fisik irigasi ini, semuanya dikerjakan oleh kelompok tani secara padat karya dengan standar yang telah ditetapkan dan dibawah pengawasan dari kami.” ungkap Helmi Yuliandri yang ditemui di ruang kerjanya, Rabu (25/1).

Selanjutnya ditambahkan oleh Helmi Yuliandri, pada tahun 2023 untuk alokasinya telah ditetapkan.

“Untuk Rehabilitasi/pembangunan Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) sebanyak 57 unit dengan nilai per unit Rp. 75 juta, Perpipaan sejumlah 5 unit dengan nilai per unit Rp. 54 juta, Embong ada 7 unit dengan nilai per unit Rp. 120 juta, Pompa Besar sebanyak 4 unit dengan nilai per unit Rp. 107 juta dan Pipa Menengah 1 unit dengan nilai Rp. 55 juta.” demikian Helmi Yuliandri, alumni Pasca Sarjana Institut Teknologi Bandung (ITB) Tahun 2007.(HKS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *