Alaku
Alaku
Alaku

Keterbatasan Anggaran, Dewan Sàrankan Kepala OPD Harus Begini

Cloud Hosting Indonesia

Benģkulu, – Wakil Ketua III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu, Hj. Erna Sari Dewi, SE meminta dan menghimbau kepada jajaran eksekutif, khususnya kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada dilingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk dapat mengambil inisiatif mengatasi keterbatasan anggran di tahun 2024.

“Ini kan terkait dengan kreatifitas, bagaimana kreativitas PUPR itu untuk mencari dan mengejar anggaran yang ada di pusat,” sampai politisi partai Nasdem yang akrab dipanggil Nana tersebut.

Nana menambahkan, alokasi anggaran APBD tahun 2024 cukup terbatas untuk pembangunan fisik, mengingat banyak anggaran yang dialokasikan untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada akhir tahun mendatang. Dengan demikian, kegiatan pembangunan infrastruktur tidak dapat dioptimalkan sesuai dengan harapan masyarakat.

“Kita akan menghadapi Pilkada, dan biaya Pilkada sungguh sangat bebesar, sedikit tidaknya akan terhambat juga untuk pemenuhan semua kebutuhan masyarakat di 2024 ini,” ungkapnya.

Lebih jauh, dari kegiatan penyerapan aspirasi atau kegiatan reses yang baru-baru ini dilaksanakan seluruh anggota DPRD Provinsi, didapatkan jika masyarakat masih banyak mengeluhkan dan membutuhkan pembangunan infrastruktur. Nana mencontohkan di Kota Bengkulu, yang merupakan daerah pemilihan (Dapil) dirinya, masih banyak masyarakat yang mengeluhkan terkait infrastruktur jalan, drainase, hingga persoalan sampah yang tidak terselesaikan.

“Persoalan seperti ini jadi poin permasalahan, setiap tahun kita reses 3 kali ini tidak pernah terselesaikan. Namun memang ada beberapa titik yang bisa diselesaikan, kita selesaikan. Tapi kan dengan besarnya kebutuhan anggaran di 2024 ini, maka akan terhambat juga,” ungkapnya.

Dengan kondisi yang ada di Kota Bengkulu yang demikian, tidak menutup kemungkinan di kabupaten akan mengalami hal yang sama bahkan lebih parah lagi. Untuk itu, DPRD Provinsi Bengkulu mendorong kepada jajaran Pemprov Bengkulu dan pihak terkait lainnya dapat memiliki inisiatif mengatasi keterbatasan anggaran untuk menampung keberlanjutan pembangunan di Bengkulu.

“Harus punya inisiatif dan kreativitas mencari anggran di pusat. Supaya kita bisa melakukan pembangunan infrastruktur dan segala macamnya itu secara menyeluruh,” pungkasnya. (Yadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *