Alaku
Alaku
Alaku
Daerah  

KOPI PEDAS Jadi Inovasi SDN 03 Bengkulu, Dorong Siswa Peduli Sampah Sejak Dini

Cloud Hosting Indonesia

Bengkulu, – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 03 Kota Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan ramah lingkungan. Komitmen itu diwujudkan melalui sosialisasi sekaligus deklarasi inovasi KOPI PEDAS (Kontak Pintar Pengendali Sampah) yang digelar pada Kamis pagi, 21 Mei 2026.

Kepala SDN 03 Kota Bengkulu, Evi Aprianti, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa KOPI PEDAS merupakan inovasi sekolah dalam menjawab persoalan sampah yang kini menjadi isu serius, tidak hanya di Kota Bengkulu tetapi juga secara global.

Menurutnya, program tersebut menjadi langkah nyata sekolah dalam menanamkan kesadaran kepada siswa untuk ikut berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di area sekolah.

“Melalui inovasi KOPI PEDAS ini, kami ingin mengajak seluruh warga sekolah terlibat langsung dalam mengatasi persoalan sampah, terutama di lingkungan SDN 03,” ujarnya.

Ia menambahkan, inovasi ini tidak hanya bertujuan mengurangi penumpukan sampah, tetapi juga menjadi bagian dari persiapan sekolah mengikuti ajang inovasi sekolah tingkat kota maupun nasional pada tahun 2026.

Melalui program ini, sampah akan dipilah berdasarkan jenisnya. Sampah organik nantinya dapat diolah menjadi kompos atau pupuk, sementara sampah lain bisa dimanfaatkan untuk karya kreatif siswa.

Menariknya, KOPI PEDAS juga dirancang menggunakan sistem alarm suara. Ketika tempat penampungan penuh, alarm akan berbunyi sehingga siswa dapat segera melakukan pemilahan atau penanganan sampah.

Dukungan terhadap inovasi ini juga datang dari berbagai pihak. Kepala Dinas Pendidikan Kota Bengkulu melalui Pengawas Sekolah, Hon Yasmidi, menyebut program inovasi sekolah seperti ini harus melibatkan banyak unsur, mulai dari pemerintah setempat, wali murid, hingga mitra sekolah.

Ia berharap SDN 03 yang sebelumnya meraih Juara Harapan I lomba inovasi sekolah dapat meningkatkan prestasi menjadi juara pertama tahun ini.

Sementara itu, Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu, Muhammad Iqbal, menilai KOPI PEDAS sejalan dengan program Adiwiyata dari Kementerian Lingkungan Hidup yang fokus pada pembentukan budaya peduli lingkungan di sekolah.

Kegiatan ini juga dihadiri mitra sekolah dari Jurusan Kesehatan Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat Poltekkes Kemenkes, yang sebelumnya telah menjalin nota kesepahaman dengan SDN 03 Kota Bengkulu serta memberikan bantuan instalasi komposter untuk pengolahan sampah organik.

Turut hadir Lurah Kampung Kelawi, Polsek Teluk Segara, wali murid, dan para siswa SDN 03 Kota Bengkulu. Inovasi ini diharapkan menjadi langkah nyata membangun budaya ramah lingkungan sejak usia dini.(Raffa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *