Alaku
Alaku
Alaku

Lawan Panik, Dinilai Angkat Isu Murahan Terkait Rohidin Tidak Bisa Maju

Cloud Hosting Indonesia

Bengkulu, – Menjelang pendaftaran calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu, suhu politik kian memanas. Berbagai isu mulai diangkat, salah satunya adalah spekulasi yang beredar bahwa Rohidin Mersyah tidak dapat mencalonkan diri kembali pada Pilkada mendatang. Isu ini dinilai sebagai upaya untuk menjatuhkan elektabilitas Rohidin, yang justru semakin menguat menjelang pendaftaran calon.

Setelah sebelumnya beredar rumor mengenai penahanan ijazah yang gagal meruntuhkan popularitas Rohidin, kini muncul narasi baru yang menyatakan bahwa Rohidin tidak memenuhi syarat untuk maju kembali sebagai calon gubernur. Menanggapi hal tersebut, Rico, Sekretaris Relawan Brader Rohidin, menilai bahwa isu tersebut hanya menunjukkan kepanikan pihak lawan yang merasa terancam oleh peluang Rohidin dalam Pilkada mendatang.

“Belakangan ini kita melihat ada pihak-pihak yang mulai panik setelah Rohidin dipastikan bisa maju kembali. Mereka mengangkat isu-isu murahan untuk menyerang elektabilitas Rohidin,” ujar Rico dalam keterangannya pada Selasa (20/8/2024).

Rico menjelaskan lebih lanjut bahwa sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 8 Tahun 2024, khususnya pasal 19 poin E, masa jabatan seorang kepala daerah dihitung sejak tanggal pelantikan. Berdasarkan perhitungan ini, masa jabatan Rohidin sebagai Gubernur Bengkulu belum mencapai dua setengah tahun, sehingga ia masih memenuhi syarat untuk mencalonkan diri kembali.

“Kalau Rohidin tidak bisa maju, tentu partai politik tidak akan mengeluarkan B1-KWK pencalonan untuk pasangan Rohidin – Meriani. Jadi, menurut kami, isu ini hanyalah isu murahan yang sangat mudah untuk dibantah,” tegas Rico.

Rico juga mengajak seluruh pihak untuk menyambut pesta demokrasi dengan penuh keceriaan, tanpa perlu menyerang pihak lain dengan menyebarkan isu-isu yang tidak berdasar. Menurutnya, serangan-serangan semacam ini justru mencerminkan ketidakpercayaan diri. (Iwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *