Alaku
Alaku
Alaku

Nama Persimpangan Dirubah Jadi Bundaran, Ini Tanggapan Wan Sui

Simpang Harapan yang berubah menjadi Bundaran. Foto - ist Radar Informasi News.Com
Cloud Hosting Indonesia

Bengkulu – Adanya pengumuman dari Kepala Dinas Perhubungan Kota Bengkulu terkait Walikota H. Helmi Hasan mengganti beberapa nama persimpangan dengan bundaran di Kota Bengkulu. Anggota Komisi II DPRD Provinsi Fraksi PKB Suimi Fales SH, MH mengomentari perubahan tersebut. Dimana menurut Wan Sui sapaan akrabnya perubahan nama tersebut tidaklah penting dan masih banyak hal yang lebih penting yang harus dilakukan untuk membangun Kota Bengkulu,
“Semestinya kalau memang mau diganti, inventarisir dulu Pahlawan-Pahlawan Bengkulu yang betul-betul memenuhi syarat untuk dikenang dengan generasi berikutnya. Jangan mengganti nama Jalan untuk kepentingan sesaat, apa lagi kepentingan Politik tertentu,” ungkap Wan Sui.

Bahkan lanjut Wan Sui untuk perubahan nama jalan dan persimpangan itu ada ketentuan syarat yang mengaturnya, “Saya kan sudah tiga periode, wajar kalau mau dibuat nama Jalan kalau kata kita, tapi kata Negara belum boleh. Karena belum disebut pahlawan,” ujarnya.

Namun, jelas Wan Sui sebagai masukan dia menyampaikan boleh-boleh saja tidak satu pemahaman di era demokrasi ini.
“Pada prinsip nya, kita setuju-setuju saja dirubah nama Jalan nya, tapi dengan nama yang betul-betul tepat dan memenuhi kriteria untuk selalu di kenang,” pungkas Wan Sui.

Adapun beberapa persimpangan yang dirubah nama menjadi bundaran pertama. Simpang Ratu Samban (simpang Lima) menjadi Bundaran Fatmawati, Simpang Kampung Bali menjadi Bundaran M Salim Karim, Simpang Sukamerindu menjadi Bundaran M Zen Rani
, Simpang Jam menjadi Bundaran KZ Abidin,
Simpang Skip menjadi Bundaran Chairul Amri,
Simpang DPRD Provinsi menjadi Bundaran Chalik Effendi,
Simpang Harapan menjadi Bundaran Ahmad Rusli,
Simpang SLB menjadi Bundaran Tabri Hamzah,
Simpang Pagar Dewa menjadi Bundaran Sulaiman Effendi,
Simpang Polda menjadi Bundaran Hasan Basri,
Simpang Nakau menjadi Bundaran Ahmad Kanedi,
Simpang Panorama menjadi Bundaran Hamzah Sa’ari,
Simpang 4 Pantai menjadi Bundaran Syarifudin AR,
Simpang BI menjadi Bundaran Fadhilah. (Iwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *