Alaku
Alaku
Alaku

Pera Heriyani Gagas Rumah Ekonomi Kreatif, Siapkan Ruang untuk UMKM Rejang Lebong

Cloud Hosting Indonesia

Rejang Lebong, – Gagasan pembentukan rumah ekonomi kreatif mencuat dalam kegiatan “131 Hari Jelajah Nusantara” bertema Bersuara Untuk Mereka yang Terus Berkarya yang digelar di Satu Hal Cafe, Curup, Kamis.

Kegiatan tersebut menghadirkan pelaku ekonomi kreatif, pemerintah daerah, komunitas, hingga unsur DPRD Rejang Lebong untuk membahas pengembangan sektor ekonomi kreatif dan UMKM di daerah.

Dalam forum diskusi itu, Wakil Ketua I DPRD Rejang Lebong, Pera Heriyani, menyampaikan perlunya ruang khusus yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM dan ekonomi kreatif untuk berkegiatan, berkolaborasi, sekaligus memasarkan produk mereka.

Menurut Pera, Rejang Lebong membutuhkan wadah tetap yang mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi kreatif daerah agar para pelaku usaha memiliki ruang berkembang yang lebih luas.

“Kita membuka suatu galeri daerah semacam rumah ekonomi kreatif di Rejang Lebong. Saya sudah ada tempat, ini pikiran lama saya,” kata Pera.

Ia menegaskan, rumah ekonomi kreatif tersebut nantinya tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga menjadi ruang promosi, pengembangan usaha, hingga etalase produk lokal masyarakat Rejang Lebong.

“Saya siapkan tempat, silakan pelaku ekraf yang mengisi rumah itu dengan kreativitas ekonomi dan UMKM,” ujarnya.

Selain itu, Pera juga mendorong agar kawasan wisata di Rejang Lebong menyediakan ruang khusus bagi pelaku ekonomi kreatif lokal. Menurutnya, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif harus berjalan beriringan sehingga dampak ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Pengembangan ekonomi kreatif tidak dapat berjalan sendiri dan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, komunitas, hingga pelaku usaha,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Rejang Lebong, Riki Irawan, mengatakan potensi ekonomi kreatif daerah perlu mendapatkan ruang lebih luas dalam pengembangan sektor pariwisata.

Menurutnya, keterlibatan pelaku ekonomi kreatif di lokasi wisata dapat menjadi nilai tambah bagi daerah sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

“Kita ingin wisata di Rejang Lebong bukan hanya soal tempat yang dikunjungi, tetapi juga bagaimana produk dan karya masyarakat bisa ikut bergerak,” kata Riki.

Dalam kegiatan tersebut, narasumber utama Amsal Christy Sitepu juga menyoroti pentingnya keberanian pelaku kreatif daerah untuk terus berkarya dan bersuara melalui karya yang dihasilkan.

Ia menilai banyak pelaku ekonomi kreatif di daerah memiliki potensi besar, namun masih terkendala ruang, dukungan, dan akses promosi.

“Tema kegiatan ini berbicara tentang mereka yang terus berkarya. Banyak komunitas dan pelaku kreatif tetap bergerak meski dengan keterbatasan,” ujar Amsal.

Kegiatan itu dihadiri puluhan pelaku ekonomi kreatif Rejang Lebong dari berbagai bidang usaha dan komunitas kreatif lokal.(Arie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *