Alaku
Alaku
Daerah  

Perkuat Budaya Integritas, Pemprov Bengkulu Dorong Pesan Antikorupsi Berbasis Kearifan Lokal

Cloud Hosting Indonesia

Bengkulu, – Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, R.A. Denni, membuka secara resmi Lokakarya Penulisan Materi Antikorupsi Berbasis Kearifan Lokal dengan tema “Penguatan Pesan Antikorupsi untuk Membangun Masyarakat Berintegritas Berbasis Kearifan Lokal”, yang digelar di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu, Rabu (21/10).

Dalam sambutannya, R.A. Denni menegaskan bahwa pemberantasan korupsi tidak cukup hanya melalui penindakan, tetapi juga harus disertai upaya pencegahan yang dimulai dari perubahan pola pikir, cara bekerja, pengambilan keputusan, hingga tanggung jawab dalam menjalankan amanah.

Menurutnya, lokakarya ini menjadi bagian penting dalam membangun budaya integritas di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Melalui pendekatan kearifan lokal, pesan antikorupsi diharapkan dapat disampaikan secara lebih dekat dengan kehidupan masyarakat dan menjadi nilai yang diterapkan dalam keseharian.

“Saya sangat berharap lokakarya ini menghasilkan sesuatu yang konkret. Jangan berhenti pada diskusi, jangan berhenti pada konsep, dan jangan berhenti pada naskah yang hanya tersimpan dalam dokumen,” ujar Denni.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu, Dr. H. Meri Sasdi, M.Pd., berharap seluruh peserta dapat mengikuti lokakarya dengan serius dan penuh semangat agar menghasilkan materi antikorupsi yang berkualitas.

“Saya berharap kegiatan ini dapat menghasilkan materi yang luar biasa. Untuk itu, seluruh peserta diharapkan mengikuti kegiatan dengan serius dan penuh semangat sehingga hasil yang diperoleh juga maksimal,” ujar Meri.

Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta dari berbagai kalangan penggiat literasi. Melalui lokakarya tersebut, diharapkan lahir materi edukasi antikorupsi yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas dalam kehidupan bermasyarakat.(Raffa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *