Benģkulu, – Mempromosikan potensi pariwisata sebuah daerah, termasuk di Provinsi Bengkulu menjadi sebuah tantangan tersendiri yang dalam implementasinya memerlukan strategi efektif.
Salah satu strategi yang dianggap penting dan dibutuhkan dalam memasarkan potensi wiata tersebut, diantaranya harus memiliki kemampuan Public Speaking yang baik dan mumpuni para pelaku sektor pariwisata.

Anggota Komisi X DPR RI, Hj. Dewi Coryati, M.Si mengatakan, untuk mengoptimalkan strategi pemasaran ini, tentu harus dilakukan penguatan Public Speaking.
“Makanya Bimbingan Teknis (Bimtek) strategi pemasaran ini memiliki peranan penting yang harus kita lakukan. Public Speaking ini penting agar kita bisa berbicara didepan umum dan menyampaikan informasi yang baik dan benar. Jangan menyampaikan informasi dengan lebay misal air suci mencuci muka bisa jadi awet muda, itu kan nanti jadi informasi yang tidak benar dan diluar ekspektasi sehingga membuat orang kecewa,”ungkap Dewi saat membuka Bimtek yang diselenggarakan Direktorat Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia (RI), Sabtu (9/3).

Menurut Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, kemampuan Public Speaking yang baik, dapat menjadi kunci sukses dalam memasarkan potensi pariwisata sebuah daerah.
“Public speaking yang baik tidak hanya tentang bagaimana mengucapkan kata-kata dengan jelas dan meyakinkan, tetapi juga bagaimana menyampaikan pesan dengan penuh semangat dan persuasif kepada wisatawan,” kata Dewi.
Diharapkan, lanjut Dewi, melalui Bimtek ini nantinya para peserta dapat memahami berbagai tips dan teknik Public Speaking, terutama dalam pengembangan pariwisata di Bengkulu.
“Jadi di sini nanti para peserta dibekali pengetahuan bagaimana mengidentifikasi potensi pariwisata, hingga menyampaikannya secara efektif kepada publik,” ujar Dewi.

Dibagian lain, Dewi juga menyoroti pentingnya pemasaran pariwisata khususnya untuk pasar nusantara, yang merupakan salah satu segmen potensial untuk dikembangkan.
“Makanya penggunaan Public Speaking yang efektif, sangat diperlukan dalam memasarkan destinasi pariwisata kepada masyarakat lokal. Sehingga potensi wisata yang daerah kita miliki dapat tersampaikan secara baik,” tegas Dewi.
Lebih lanjut Dewi mengemukakan, Bimtek ini diyakini dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan praktis para pelaku pariwisata, dalam memasarkan potensi pariwisata daerah mereka.
“Dengan demikian, diharapkan dapat terjadi peningkatan daya tarik wisata di berbagai daerah khususnya di Bengkulu. Muaranya tentu adanya peningkatan jumlah kunjungan wisatawan baik dari dalam negeri maupun mancanegara,” demikian Dewi.
Taufik Nurhidayat Ketua Pokja yang juga Panitia kegiatan, menyampaikan tujuan kegiatan ini public speaking dengan story telling akan membuat suatu perjalanan menjadi lebih baik dan menarik orang untuk datang. Bagaimana wisatawan datang dengan story telling, “Kita harap semua peserta bisa menyerap yang disampaikan dan jika ada yang perlu ditanyakan nanti bisa ditanyakan dalam pelatihan ini. Kami ucapkan terima kasih pada anggota komisi X DPR RI Dewi Coryati yang sudah mengundang kami datang kemari,” kata Taufik Nurhidayat.
Adapun dari Dedi Erawan Kabid Pariwisata dari Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Dan pemateri Wisnu dari Kemenparekraf yang berasal dari Bali. (Iwan)















