Bengkulu – Berdasarkan Kepmentan RI Nomor 734/KPTS/SR.320/M/09/2022, pada tahun 2023 alokasi pupuk bersubsidi untuk Urea sejumlah 41.700 ton, NPK dengan jumlah 42.212 ton dan NPK Formula Khusus berjumlah 998 ton dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) tetap seperti tahun 2022.
Disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu Helmi Yuliandri, S.P., M.T., sesuai dengan SK Gubernur, pupuk bersubsidi telah dialokasikan dengan sebaran di kabupaten/kota se-provinsi Bengkulu.
“Untuk penyaluran pupuk bersubsidi ini kelompok tani harus melalui Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (Simluhtan) atau ada di dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).” sampai Helmi Yuliandri, Rabu (25/1).
Ditambahkan oleh Kabid PSP Helmi Yuliandri, di tahun 2022 lalu serapan pupuk bersubsidi untuk Urea ada diangka 90% dan NPK diangka 98%.
“Pada tahun 2023 dipastikan pupuk bersubsidi cukup sehingga para petani tidak perlu khawatir.” tegas Helmi Yuliandri.(HKS)















