Alaku
Alaku
Alaku

Rizki dan Gading Peserta KBN 2022 Dari Sumbar dan Sumut Berharap Suatu Hari Nanti Datang Lagi Ke Bengkulu

Cloud Hosting Indonesia

PESERTA KBN BERHARAP BISA KEMBALI DATANGI PROVINSI BENGKULU

Bengkulu – Kegiatan Kemah Bela Negara Nasional ( KBN) 2022 telah memasuki Hari kelima, Rangkaian kegiatan sudah diikuti oleh seluruh peserta seperti,napak Tilas,bakti Sosial kemasyarakatan,Kegiatan Sehari bersama TNI hingga mengikuti Upacara Hari Bela Negara pada 19 Desember 2022 lalu. Sebanyak 1200 berkumpul dari berbagai Provinsi Di Indonesia Bersatu dalam keberagaman adat dan budaya.
Kebersamaan tidak hanya nampak antar kontingen saja Namun juga dengan pemilik Home Stay ( induk semang) tempat mereka menginap.
Demirizky Meucando kontingen asal Sumatera Barat (Sumbar) dan Gading asal Sumatera Utara (Sumut) mengaku Sangat senang Disambut oleh masyarakat setempat dengan hangat, dan semua warga pun ramah -ramah. Home stay tempat mereka tinggal juga nyaman dan lingkungan yang asri.
“Semua Warga disini menyambut kami dengan baik, dan induk semang pun memperlakukan kami seperti anak sendiri, sangat cepat bagi kami untuk membaur bersama keluarga dan masyarakat” Ujar Rizki.
Ditempat terpisah Gading mengatakan, disela waktu kegiatan resmi dia ikut membantu pekerjaan rumah Ibu ditempat tinggalnya, “Seperti mencuci piring dan menyapu rumah, kadang saya membantu ibu membuat Lontong juga karena kebetulan setiap hari nya ibu jualan lontong didepan rumah,” cerita Gading.

Foto. Ist Radar Informasi News.Com – Saat peserta KBN 2022 kegiatan, Selasa (20/12).

Sewaktu napak tilas mereka diajak mengunjungi tempat Wisata-wisata di Kota Bengkulu, dan sempat membeli Makanan khas Bengkulu salah satunya Lempuk . “Saya baru pertama kali coba, dan ternyata rasanya enak, perpaduan rasa durian dan santan. saya kurang suka dengan durian karena aroma nya yang tajam, namun durian setelah dicampur menjadi lempuk saya jadi bisa merasakan rasa buah durian itu seperti apa” Begitu ujar Gading
Menanggapi tentang Masakan di Homestay.

Rizki dan Gading mengaku tidak begitu mempermasalahkan, karena dirumah mereka diajarkan untuk selalu bersyukur atas apa yang bisa dimakan. ” Terkadang ibu di Home stay menawarkan menu apa yang ingin kami makan, namun kami tidak pernah menuntut diluar batas kemampuan ibu di homestay, enak dan tidak enak itu relatif, dan tidak ingin menyusahkan ” Pungkas rizki.
“Kami berharap setelah kegiatan KBN ini nanti masyarakat dan desa ini bisa terus maju dan berkembang. Dapat meningkatkan perekonomian desa dan masyarakat. Dan tentunya masyarakat bisa mengambil nilai-nilai positif dari semua Kegiatan kepramukaan, seperti kedisiplinan dan kemandirian, dan kebersamaannya ” Ujar Gading
Ketika ditanya kesannya setelah mengikuti kegiatan KBN ini Rizki dan Gading sama-sama merasa beruntung menjadi bagian dari Peserta KBN dan senang bisa berkunjung ke Bumi Rafflesia.
“Melalui kegiatan KBN ini saya berharap seluruh peserta khususnya diri saya sendiri nantinya akan menjadi kader-kader bela negara yang berkarakter, kreatif, memiliki rasa nasionalisme yang tinggi, dan dapat mengisi kemerdekaan dengan berbagai kegiatan positif, dan tentunya berharap suatu hari nanti bisa kembali berkunjung ke bumi Raflesia Bengkulu” Tutup Rizki. (Novi/Eka Yulianti)

Editor : Ahmad Nasti Nasution

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *