
Bengkulu – Warga Perumahan Royal Residence 2 Tahap 3 Kelurahan Bumi Ayu, Kota Bengkulu menuntut pihak pengembang (Developer) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu dalam hal kondisi jalan di perumahan mereka yang sudah sangat memprihatinkan.
Jejen Sukrillah. Ketua Lingkungan di Perumahan Royal Residence Tahap 3 Bumi Ayu mengungkapkan warga perumahan telah lama mengeluhkan kondisi jalan di pemukiman kami ini. “Kami warga Perumahan Royal Residance 2 Tahap 3, RT. 19 Bumi Ayu menuntut kepada Pemkot dan developer untuk segera memperbaiki jalan perumahan ini karena kondisinya sudah sangat memperihatinkan.” ungkap Jejen Sukrillah yang ditemui saat gotong royong warga, Minggu (4/12).
“Jalan kami ini kalau cuaca panas berdebu sampai masuk ke rumah warga dan kalau hujan jalan jadi becek dan licin.” lanjutnya.
Kemudian disampaikan Jejen, warga yang tinggal di perumahan ini telah berjalan sekitar 5 dan 6 tahun sejak di buka.
“Setiap bulan kami gotong royong, dengan swadaya, dari warga ada yang bantu menimbun jalan dengan koral seadanya, namun hal itu tidak juga membuat jalan menjadi baik,maka dari itu kami minta perhatian dari Pemkot dan dinas terkait.” sampainya.
Sementara itu ketika dikonfirmasi kepada pihak developer, Taman mengatakan dirinya saat ini sedang dalam perjalanan menuju Yogyakarta. “Mungkin lebih baik di konfirmasi ke dinas terkait, karena sudah di serah terimakan dari kami.” kata Taman via pesan singkat WhatsApp.
Selanjutnya anggota DPRD Kota Bengkulu, Dediyanto mengatakan untuk warga yang mengeluhkan jalan dapat membuat proposal yang ditujukan ke Dinas PUPR Kota Bengkulu.
“Senin besok (5/12-red) kepada warga segera bawa proposal pengajuan jalan atau kalau sudah pernah di ajukan langsung tanyakan ke kantor PUPR, kan dekat dari Bumi Ayu, nanti aku kawal, nanti langsung mereka bisa cek apakah sudah serah terima atau belum.” ujar Dediyanto.
Pihak Pemkot yang dihubungi sejak siang hari dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melalui Kasi Bina Marga, Deni hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban.(HKS)
Penulis : Hasnul Kasdi – Editor : Ahmad Nasti Nasution















