Alaku
Alaku
Alaku

Cawagub Meriani: Program Perekrutan Fokus pada Peningkatan Keterampilan Lulusan SD hingga SMA

Cloud Hosting Indonesia

Bengkulu, – Calon Wakil Gubernur Bengkulu, Meriani, menegaskan bahwa program perekrutan tenaga kerja yang diusungnya ditujukan untuk lulusan SD, SMP, dan SMA yang telah mencapai usia kerja.

Program ini bertujuan memberikan kesempatan kepada mereka yang tidak melanjutkan ke pendidikan tinggi untuk bekerja di berbagai lini perusahaan sekaligus mendapatkan pelatihan keterampilan kerja.

Meriani menuturkan bahwa inisiatif ini bukan ditujukan untuk anak-anak di bawah umur, melainkan untuk mereka yang sudah dewasa tetapi tidak memiliki keterampilan yang cukup untuk bersaing di dunia kerja.

Program ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor sekaligus memberdayakan masyarakat yang sebelumnya tidak memiliki akses untuk pelatihan formal.

“Yang kami maksud dengan merekrut adalah memberikan kesempatan bagi lulusan SD, SMP, hingga SMA yang usianya sudah mencukupi untuk bekerja. Mereka dilatih dan dikembangkan keterampilannya sesuai kebutuhan perusahaan,” ungkap Meriani dalam wawancara pada Selasa (31/10).

Menurut Meriani, peserta program ini nantinya akan ditempatkan di berbagai lini perusahaan lokal, baik di sektor industri, jasa, maupun perdagangan. Di tempat-tempat ini, mereka tidak hanya bekerja, tetapi juga mengikuti pelatihan yang disesuaikan dengan bidang yang digeluti. Dengan pendekatan ini, para pekerja dapat memperkuat keterampilan mereka sambil mendapatkan pengalaman langsung di lapangan.

Inisiatif Meriani ini mendapat perhatian dari masyarakat Bengkulu yang selama ini berharap adanya program pelatihan bagi lulusan sekolah yang tidak melanjutkan pendidikan tinggi. Beberapa pihak menilai langkah ini dapat mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut.

Namun, muncul juga kritik dari calon wakil gubernur lain, Mian, yang menyebutkan pentingnya memastikan bahwa program tersebut tidak dianggap sebagai ajakan untuk mempekerjakan anak-anak.

“Yang perlu digarisbawahi adalah pentingnya batasan usia. Jika mereka sudah cukup usia dan diberi keterampilan, tentu itu langkah yang positif. Tetapi anak-anak di bawah umur seharusnya tidak dilibatkan dalam bentuk pekerjaan apapun,” ujar Mian menanggapi.

Meriani pun meluruskan isu ini dengan menegaskan bahwa programnya benar-benar diarahkan bagi mereka yang telah melewati batas usia sekolah dasar. Ia berharap program ini dapat memberikan dampak nyata dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat Bengkulu melalui pemberdayaan tenaga kerja lokal.

“Program ini kami siapkan untuk memberikan bekal keterampilan, pengalaman, dan pendapatan bagi para lulusan sekolah yang usianya sudah siap kerja. Harapan kami, mereka bisa mandiri dan memiliki masa depan yang lebih baik,” kata Meriani mengakhiri penjelasannya. (Iwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *