Alaku
Alaku
Alaku
Daerah  

Harga Ayam Potong di Bengkulu Melonjak Rp 42 Ribu Per Kg

Cloud Hosting Indonesia

Bengkulu, – Harga daging ayam potong di sejumlah pasar tradisional Kota Bengkulu mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa hari terakhir. Dari harga normal sekitar Rp32 ribu per kilogram, kini ayam potong dijual dengan kisaran Rp40 ribu hingga Rp42 ribu per kilogram. Kenaikan ini terpantau di Pasar Panorama dan Pasar Minggu (PTM) Bengkulu, Jumat (12/9).

Kondisi tersebut membuat banyak warga, terutama ibu rumah tangga, merasa keberatan. Mereka menilai kenaikan harga ayam potong sangat membebani kebutuhan dapur sehari-hari. “Biasanya saya beli satu ekor ayam dengan harga tidak sampai Rp70 ribu, sekarang bisa tembus lebih dari Rp90 ribu. Jelas memberatkan,” keluh Novi (37), warga Kelurahan Panorama.

Ia berharap pemerintah segera turun tangan melakukan operasi pasar guna menstabilkan harga. “Kami hanya ingin harga kembali normal, jangan sampai terus naik. Kalau bisa ada operasi pasar supaya masyarakat kecil tidak terlalu terbebani,” tambahnya.

Lonjakan harga ayam potong diduga dipengaruhi oleh beberapa faktor, mulai dari naiknya harga pakan ternak, distribusi pasokan yang terganggu, hingga meningkatnya permintaan menjelang akhir pekan. Kondisi ini membuat pedagang terpaksa menyesuaikan harga jual agar tidak merugi.

Sementara itu, sejumlah pedagang mengakui bahwa kenaikan harga memang tidak bisa dihindari. “Harga dari pemasok sudah tinggi, jadi kami tidak mungkin jual murah. Kalau tetap di harga lama, kami yang rugi,” kata Rudi, pedagang ayam potong di Pasar PTM.

Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait dapat segera mengambil langkah konkret untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok, termasuk daging ayam potong. Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan lonjakan harga akan semakin menekan daya beli masyarakat di Kota Bengkulu.(Iwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *