Bengkulu, – Banjir melanda RT 7 Kelurahan Muaradua setelah hujan deras mengguyur sejak Minggu sore hingga malam hari. Air mulai naik sekitar pukul 22.30 WIB, Senin (6/4/2026), diperparah oleh pasang air laut yang membuat genangan semakin tinggi dan meluas ke permukiman warga.
Data yang dihimpun dari Ketua RT 7, H. Christopher, mencatat sebanyak 55 warga terdampak banjir, terdiri dari 50 orang dewasa dan anak-anak serta 5 bayi. Sedikitnya 15 kepala keluarga harus menghadapi kondisi rumah terendam, termasuk perabotan dan ternak yang ikut terdampak.
“Banjir kali ini cukup luar biasa dan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Ketinggian air di beberapa titik bahkan hampir mencapai dada orang dewasa,” ungkap Christopher.
Meski demikian, ia memastikan seluruh warga dalam kondisi selamat. Evakuasi berjalan lancar berkat respons cepat dari tim pemadam kebakaran (Damkar) yang langsung turun ke lokasi membantu warga.
“Atas nama warga, kami mengucapkan terima kasih kepada tim Damkar yang sangat cepat merespons. Alhamdulillah semua warga selamat,” tambahnya.
Sementara itu, Lurah Muaradua, Kusnadi Afrizal, langsung melakukan langkah cepat dengan menyalurkan bantuan konsumsi dan sarapan pagi kepada warga terdampak. Bantuan tersebut diberikan sebagai penanganan darurat agar kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi.
“Untuk sementara kita fokus pada kebutuhan mendesak. Yang penting warga bisa makan dulu, setelah itu baru kita lakukan pembersihan,” ujar Kusnadi.
Ia menambahkan, penanganan lanjutan akan segera dikoordinasikan dengan berbagai pihak terkait guna mencari solusi jangka panjang agar kejadian serupa tidak terus berulang.
Warga berharap hujan segera reda dan air laut tidak kembali pasang agar banjir cepat surut dan aktivitas dapat kembali normal.(Raffa)















