Alaku
Alaku
Alaku

Harga Plastik Melonjak, Pelaku UMKM Kuliner di Bengkulu Terpaksa Naikkan Harga Jual

Cloud Hosting Indonesia

Bengkulu, – Kenaikan harga bahan kemasan plastik mulai memberikan tekanan besar terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Bengkulu. Salah satu pelaku usaha yang merasakan dampaknya adalah owner Xellin Fried Chicken dan Seblak, Dedek Eko Putra, yang mengaku biaya operasional usahanya meningkat akibat melonjaknya harga plastik dan styrofoam.

Dedek menjelaskan, lonjakan harga bahan kemasan terjadi cukup drastis dalam beberapa waktu terakhir. Harga styrofoam ukuran sedang yang sebelumnya hanya Rp36 ribu per bungkus berisi 100 pcs, kini melonjak menjadi Rp80 ribu. Sementara untuk styrofoam ukuran besar, harga naik dari Rp45 ribu menjadi Rp100 ribu per bungkus.

Tak hanya styrofoam, harga plastik kemasan juga ikut merangkak naik. Jika sebelumnya satu bungkus plastik dijual sekitar Rp7 ribu, kini harganya meningkat hingga Rp17 ribu per kilogram. Kenaikan ini tentu berdampak langsung pada biaya produksi usaha kuliner yang sangat bergantung pada kemasan plastik untuk melayani pesanan pelanggan.

“Biasanya harga styrofoam isi 100 hanya Rp36 ribu, sekarang jadi Rp80 ribu. Yang ukuran besar dari Rp45 ribu sekarang Rp100 ribu. Plastik juga naik, jadi biaya operasional kami bertambah,” ujar Dedek, Rabu (29/4).

Menurut Dedek, kenaikan harga bahan kemasan membuat pelaku usaha tidak punya banyak pilihan selain melakukan penyesuaian harga jual produk. Meski berat, langkah tersebut harus dilakukan agar usaha tetap berjalan di tengah meningkatnya biaya produksi.

Ia mengaku pihaknya terpaksa menaikkan harga menu makanan sebesar Rp1.000 per porsi dari harga sebelumnya. Penyesuaian ini dinilai sebagai langkah paling realistis agar usaha tetap bertahan tanpa mengurangi kualitas produk yang dijual kepada konsumen.

“Kami terpaksa menaikkan harga jual sekitar Rp1.000 per porsi. Kalau tidak, keuntungan usaha semakin menipis,” tambahnya.

Pelaku UMKM berharap kondisi ini mendapat perhatian, karena kenaikan harga bahan kemasan sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan usaha kecil. Jika kondisi terus berlanjut, dikhawatirkan semakin banyak pelaku UMKM yang kesulitan mempertahankan usaha, terutama di sektor kuliner yang sangat bergantung pada kemasan sekali pakai.(Raffa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *