Bengkulu, – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Bengkulu, DR H. Nopian Gustari, M.Pd.I, meminta seluruh pengurus masjid dan mushala di Kota Bengkulu untuk segera membentuk serta mengaktifkan kembali Remaja Islam Masjid (RISMA). Langkah ini dinilai penting sebagai upaya membina generasi muda agar lebih dekat dengan nilai-nilai keagamaan, Kamis (2/4).
Nopian Gustari mengapresiasi program yang digagas Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, yang mendorong kebangkitan RISMA sebagai wadah pembinaan remaja. Menurutnya, program ini menjadi terobosan strategis dalam membentengi generasi muda dari pengaruh pergaulan negatif sekaligus membentuk karakter religius.
“RISMA harus aktif kembali, tidak hanya di masjid, tetapi juga di lingkungan masyarakat seperti tingkat RT. Anak-anak remaja perlu dilibatkan dalam berbagai kegiatan keagamaan agar memiliki arah dan tujuan yang positif,” ujarnya.
Ia menjelaskan, berdasarkan data tahun 2025, terdapat sekitar 531 masjid dan lebih dari 87 mushala di Kota Bengkulu. Potensi ini dinilai sangat besar untuk mengembangkan kegiatan pembinaan remaja berbasis masjid. Oleh karena itu, pihaknya meminta dukungan semua pihak, mulai dari KUA, penyuluh agama, lurah hingga pengurus masjid untuk bersama-sama menghidupkan RISMA.
Nopian juga menyoroti keberhasilan sejumlah kegiatan keagamaan yang telah dilaksanakan, seperti lomba-lomba RISMA dan pawai obor saat malam takbiran. Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan potensi besar generasi muda dalam bidang keagamaan.
“Anak-anak tingkat SMP saja sudah menunjukkan kemampuan luar biasa. Ini menjadi bukti bahwa pembinaan yang tepat akan menghasilkan sumber daya manusia religius yang membanggakan,” tambahnya.
Saat ini, sekitar 50 persen masjid di Kota Bengkulu telah memiliki RISMA aktif. Kemenag menargetkan seluruh masjid dan mushala dapat mengaktifkan RISMA secara menyeluruh dalam waktu dekat.
Program ini diharapkan menjadi percontohan di Provinsi Bengkulu sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan generasi muda yang berakhlak dan berdaya saing.(Raffa)















