Alaku
Alaku
Alaku
Daerah  

Dempo Xler Ketua Komisi I Bersama Gubernur Rohidin Salurkan Bantuan Baznas

Cloud Hosting Indonesia

Bengkulu, – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu Dempo Xler S.Ip, MAP memberikan apresiasi terhadap kinerja Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Bengkulu. Pasalnya, BAZNAS saat ini telah mampu mengumpulkan zakat dari masyarakat Bengkulu dalam satu tahunnya mencapai Rp 9 miliar. Padahal sebelumnya, BAZNAS hanya mampu kurang dari Rp 1 miliar mengumulkan zakat, infaq dan sadekah dari masyarakat.
“BAZNAS sudah mampu menunjukkan prestasinya. Kita sangat apresiasi,” terang Dempo, usai menyerahkan bantuan bersama Gubernur Bengkulu Prof H Rohidin Mersyah di Kantor BAZNAS Provinsi Bengkulu, Minggu (13/8).
Dijelaskannya, meski telah mampu mengumpulkan zakat sampai Rp 9 miliar dalam satu tahunnya. Namun BAZNAS Provinsi Bengkulu tentu harus kembali mengdongkrak capaian zakat lebih tinggi lagi. Karena dibanding dengan jumlah masyarakat Bengkulu, tentu sampai saat ini belum semuanya menyerahkan zakat melalui BAZNAS Provinsi Bengkulu.
“Kedepan bisa diproyeksinya lebih besar lagi, penerimaan zakatnya,” tambahnya.
Dempo mengatakan, program penyaluran zakat yang dilakukan oleh BAZNAS Provinsi Bengkulu, sudah sangat tepat. Mulai santunan kepada masyarakat tidak mampu, bantuan usaha UMKM, sunatan massal, bedah rumah, pemberian beasiswa.
“Sudah banyak beasiswa yang disalurkan oleh Baznas. Ada yang kuliah ke luar negeri, seperti ke negara Timur Tengah. Tentu beasiswa yang diberikan SDM Bengkulu itu, akan membuat jaringan Bengkulu ke internasional,” tutur Dempo.


Disamping itu, Dempo mengatakan, juga banyak mahasiswa kurang mampu mendapatkan beasiswa Baznas untuk kuliah diberbagai universitas di Provinsi Bengkulu. Tentu langkah itu, juga akan menjadi pintu gerbang perbaikan SDM di Provinsi Bengkulu.
“Kedepan tentu, BAZNAS bisa semakin berkembang. Terpercaya, dalam mengelola dana umat, melalui zakat, untuk kehidupan masyarakat Bengkulu,” ungkapnya.
Dempo juga meminta masyarakat Bengkulu untuk tidak lagi ragu memberikan zakatnya melalui BAZNAS. Karena hasil zakat yang diberikan itu, akan disalurkan dengan tepat sasaran. Sebab, sudah banyak program yang dilakukan oleh BAZNAS, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Silahkan salurkan zakatnya melalui BAZNAS. Karena kita yakin, BAZNAS bisa menjadi lembaga yang amanah,” tegas Dempo.
Sementara itu, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan, juga memberikan apresiasi terhadap BAZNAS Bengkulu. Karena kinerjanya, sudah mampi mengumpulkan zakat Rp 8 miliar sampai Rp 9 miliar pertahunnya.
“Capaian pengumpulan zakatnya, sudah sangat baik,” ujarnya.
Berbagai inovasi, menurut Rohidin juga sudah dilakukan oleh BAZNAS Bengkulu. Karena BAZNAS sudah memberikan kemudahaan masyarakat membayar zakat melalui online. Artinya, masyarakat tidak lagi kesulitan untuk membayar zakat.
“Sekarang bayar zakat bisa lebih mudah. Rp 1 pun bisa dikirim. Artinya sudah sangat mudah,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur juga memberikan arahan pada sunatan masal, penyerahaan bantuan dhu’afa, penyerahan beasiswa, launching zmart, serta penyerahan gerobak usaha.
“Tadi ada juga penyerahaan beasiswa. Kedepan nanti, bisa diprogramnya, pemberian beasiswa sampai selesai sekolah,” tegas Rohidin.
Disisi lain, Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu Dr Fazrul Hamidy SH MH mengatakan, pengumpulan zakat pada semester pertama tahun ini sudah mencapai Rp 4,6 miliar. Dalam setiap harinya, program penyaluran zakat diberikan oleh BAZNAS kepada masyarakat tidak mampu.
“Penyalurannya pada semester pertama ini sudah sampai 80 persen. Setiap hari kita salurkan kepada dhu’afa itu setiap harinya sampai 390 orang. Termasuk beasiswa, bedah rumah, bantuan kesehatan, bantuan usaha dan program lainnya,” terang Fazrul.
Untuk program bedah rumah, menurut Fazrul tahun ini sudah melakukan bedah rumah sampai 70 unit pada semester pertama. Setiap rumahnya, diberikan bantuan sampai Rp 15 juta. Saat ini, pihaknya juga masih menunggu 20 unit bantuan bedah rumah dari BAZNAS RI.
“Kita target tahun ini, program bedah rumah itu bisa sampai 250 unit,” ujarnya.
Program pengumulan zakat dan penyaluran bantuan itu, menurut Fazrul, BAZNAS tidak sendiri. Namun juga berkolaborasi dengan Pemprov Bengkulu, Rumah Sakit, Perbankan, instansi vertikal, Kemendag Bengkulu dan pihak lainnya.
“Hasil kolaborasi inilah, bantuan itu bisa diserahkan kepada masyarakat tidak mampu,” tutup Fazrul.(Iwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *