Alaku
Alaku

Diduga Rusak APK, Tono Ketua Demokrat Kota Laporkan Bacaleg PAN Ke Polres, Teuku : Itu Persoalan Pribadi

Cloud Hosting Indonesia

Bengkulu – Meski tahapan kampanye belum dimulai, namun tensi politik jelang pileg 2024 saat ini sudah mulai memanas.

Kamis (19/10/2023) siang, Ketua DPC Demokrat Suhartono menggelar Konfrensi Pers di Kantor DPC Demokrat Kota Bengkulu bersama awak media.

Dalam konfrensi persnya, Suhartono yang merupakan Ketua DPC Demokrat melayangķan laporan resminya ke Polres Bengkulu terkait dugaan pengrusakan atribut Bacaleģ Partai Demokrat Kota Bengkulu.

Pemaparan Suhartono, Laporan yang dilayangkan ķe Polres Bengkulu tersebut berkaitan dengan kejadian yang terjadi pada Senin (16/10/2023) malam adanya laporan dari Timses Partai Demokrat di Dapil 4 Kota Bengkulu yang melihat aksi pengerusakan atribut Bacaleg Demokrat dari salah satu Bacaleg partai PAN kota Bengkulu.

Suhartono SH

“Dari laporan tim kita, orang kita (keluarga). Kebetulan memasang atribut Dapil 4 ini caleg nomor urut 1 Partai Demokrat memasang di Jl Kz Abidin 1 RT 1 RW 3 dan 4 Gang Damai hari Senin (16/10/2023) Malam sekitar pukul 21.00 Malam ada masang Atribut 6 lembar dicopot, dirusak atribut kita oleh sesama caleg partai sebelah. Kita melaporkan yang pertama tindakan mencabut merusak dan menghilangkan atribut Caleg kita itu. Kedua perilaku bertindak semena mena status caleg itu yang kita laporkan, selain APK itu juga dari laporan tim kami stiker Caleg kita itu beberapa dicabut oleh Bacaleg parpol lain itu. Selain ke Polres, kami juga akan melayangkan surat laporan ke Bawaslu,” Tegas Suhaŕtono

Lebih jauh, Suhartono juga menambahkan. Pengrusakan atribut bacaleg tersebut dikarenakan kawasan tersebut dianggap merupakan basis dari terduga bacaleg yang melakukan pengrusakan itu.

“Menurut dia basis kemenangan dia, yang aku laporkan ini terkait pengŕusakan atribut caleg nomor urut 1 (Partai Demokrat Reni Heryanti). Ini sebenarnya kita pertanyakan, sejauh mana proses rekrutmen penjaringan Bacaleg itu? Caleg konyol lolos penjaringan tidak tau aturan sebagai seorang caleg, apa lolos sarat rsjko atau kurang pembinaan di partai, kok bisa berani merusak dan mencabuti atribut partai lain,” sesal Suhartono

Sementara itu Ketua DPD PAN Kota Bengkulu Teuku Zulkarnain SE saat dikonfirmasi mengenai masalah ini, dirinya mengatakan sudah memanggil terduga bacaleg kota yang melakukan pengrusakan tersebut.

“Ya makanya kan kita sudah panggil itu kan pengaduanya dari tono kan (Suhartono). Kalau versi Dini (Bacaleg Terduga Pengerusakan) ada di depan rumah dia versi dini. Kita sudah mediasi masing masing sudah berkeras silahkan saja nanti kalau benar dalam hal ini belum ada pengaturan terhadap atribut belum DCT. Saya sudah sampaikan bertemu saja, ketemu saja, antara dua pihak bicara saja kalau kata Bang Tono gak ada dirumah dia (Pemasangan Atribut) ,kalau kata Dini dirumah dia betul jadi wawlahualam kita tidak menyaksikan itu” Beber Teuku

Teuku juga menambahkan, DPD PAN Kota tidak akan memberikan pendampingan hukum terkait masalah pengrusakan atribut caleg tersebut yang dinilai murni persoalan pribadi.

“Tidak ini kan persoalan pribadi. pribadi dari caleg a dan caleg B seharusnya bertemu saja” Tutup Teuku. (Yadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *