Lebong, Bengkulu – Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Lebong semakin tampak solid, walaupun belum dilantik secara resmi oleh Kepala Kementerian Agama Lebong.
Baru beberapa bulan IPARI Lebong berdiri, namun rasa kekeluargaan diantara sesama anggota tampak begitu harmonis dan solid.
Hal ini tergambar, saat ada anggota IPARI Lebong turut belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya ibunda tercinta dari ASN Penyuluh Agama dari KUA Topos, Ahmad Sihamdi beberapa minggu yang lalu.
Ketua IPARI Lebong, Indra Jang Jaya yang diwakilkan oleh Rian Monda, mewakili seluruh anggota IPARI Lebong mengucapkan belasungkawa kepada Ahmad Sihamdi, Rian menjelaskan, bahwa IPARI ini bukan hanya sekedar organisasi saja, tapi wadah dimana seluruh Penyuluh Agama di Lebong merasakan kekeluargaan yang mendalam.
“Sebenarnya kami sangat ingin langsung berkunjung ke Topos memberikan bantuan dari para teman-teman Penyuluh Agama, karena keterbatasan waktu, kebetulan ada acara di Kemenag, ini moment yang pas untuk kita saling bersilaturahmi,” kata Rian Monda, Selasa (23/1/2024).

Selain itu, Rian Monda juga menjelaskan, IPARI Lebong milik Penyuluh Agama Islam bersama, tak ada bedanya, mau itu berstatus PNS, P3K ataupun NON PNS.
“Kita bersama-sama bahu membahu memajukan IPARI Lebong,” jelasnya.
Sementara itu, Penyuluh Agama Islam dari KUA Topos, Ahmad Sihamdi mengucapkan terima kasih atas kepedulian IPARI Lebong atas kepergian ibunda tercinta ke pangkuan ilahi.
Apalagi kehilangan seorang ibu, merupakan kehilangan yang sangat mendalam bagi seorang laki-laki didunia ini.
“Mohon doa dari teman-teman semua, almarhuma Ibu saya mendapat tempat yang paling mulia di sisi Allah SWT,” ungkapnya. (Iwan)















