Bengkulu – Kantor Bahasa Provinsi (KBP) Bengkulu pada tahun 2021 dan 2022 melalui KKLP Penerjemahan telah melaksanakan kegiatan Penerjemahan Bahan Bacaan Berbahasa Daerah ke Bahasa Indonesia untuk mendukung tersedianya bahan bacaan bagi anak-anak Indonesia.

Pada tahun 2022 ini KBP Bengkulu melaksanakan kegiatan penerjemahan dengan menghasilkan tiga produk penerjemahan berupa cerita anak berbahasa daerah Bengkulu yang diterjemahkan ke bahasa Indonesia, ketiga produk cerita anak tersebut adalah Mulan Deghian Kejujuran (Biji Durian Kejujuran) cerita rakyat Bengkulu dialek Serawai karya Zazili Mustopa, Monok Sebisan ngen Kambing ngen Kucing, cerita rakyat berbahasa Rejang karya Absir Hady dan Gayik Mak “Nyangkar” Kudai (Teriak Ibu “Pulang” Dulu) cerita rakyat berbahasa Bengkulu dialek Serawai karya M. Iqbal Agustami.
Untuk itu pada Rabu 23 November 2022, KBP Bengkulu melaksanakan Peluncuran Produk Penerjemahan Buku Cerita Anak Berbahasa Daerah Bengkulu-Indonesia yang digelar di salah satu hotel di kawasan Pantai Panjang, Kota Bengkulu.
Kegiatan Peluncuran Buku ini dihadiri oleh Asisten II Setprov Bengkulu, Ir. H. Fachriza Razie, M.M., Kepala KBP Bengkulu Dwi Laily Sukmawati, S.Pd., M.Hum., KKLP Penerjemahan Hellen Astria, S.Pd.
Dalam sambutannya Asisten II Setprov Bengkulu mengatakan jajaran KBP Bengkulu agar dapat lebih mempopulerkan Kantor Bahasa kepada masyarakat Provinsi Bengkulu. “Diharapkan Kantor Bahasa dapat berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan OPD terkait.” kata Fahriza dalam peluncuran Buku Cerita Anak, Rabu (23/11).
“Dengan kegiatan ini semoga dapat meningkatkan minat baca anak dan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk membangun daerah.” tambahnya.
Sementara itu Kepala KBP Bengkulu Dwi Laily Sukmawati, S.Pd., M.Hum., mengucapkan rasa syukur atas telah selesainya produk penerjemahan cerita anak berbahasa daerah Bengkulu – Indonesia dan diluncurkan pada hari ini.
“KBP Bengkulu melaksanakan penerjemahan dan penerbitan buku cerita anak ini dilatar belakangi dengan minimnya buku cerita anak.” ucap Dwi Laily Sukmawati.
“Buku cerita anak ini akan dibagikan kepada sejumlah lembaga pendidikan anak, perpustakaan serta lembaga lain yang membutuhkannya dan bagi masyarakat atau instansi yang membutuhkan buku tersebut untuk tujuan pendidikan dapat menghubungi KBP Bengkulu, karena buku tersebut tidak diperjual belikan, namun bisa didapatkan langsung di KBP Bengkulu, selagi persediaan masih ada.” pungkas Dwi Laily Sukmawati.(HKS)
Penulis : Hasnul Kasdi – Editor : Dian Marfani















