Bengkulu – Komisi Nasional Disabilitas Republik Indonesia (KND) RI dibentuk atas realisasi UU No. 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas dan diperkuat oleh Peraturan Presiden (Perpres) No. 68 Tahun 2020 tentang Komisi Nasional Disabilitas.
Komisioner KND RI berjumlah 7 orang yang dilantik langsung oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta pada 1 Desember 2021 yang lalu. 7 Komisioner KND RI yakni Dante Rigmalia sebagai Ketua, Deka Kurniawan (Wakil Ketua), Kikin P. Tarigan (Anggota), Rachmita Maun Harahap (Anggota), Jonna Aman Damanik (Anggota), Fatimah Asri Mutmainnah (Anggota), dan Eka Prastama Widiyanta (Anggota).
Hari ini KND RI melakukan perjanjian kerjasama/Memorandum Of Understanding (MOU) dengan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Bengkulu.
Dalam penandatanganan MOU ini, KND RI diwakili oleh anggota komisioner Rachmita Maun Harahap dan STIA Bengkulu langsung oleh Ketua STIA Bengkulu Gustini, S.E., M.M.
Anggota komisioner KND RI Rachmita Maun Harahap mengatakan KND adalah wadah yang menyatukan berbagai stakeholder dengan tugas memantau, mengevaluasi, dan mengadvokasi pelaksanaan, penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas.
“Melalui KND, penyandang disabilitas mendapatkan tempat/kesempatan yang sama untuk berpartisipasi memajukan bangsa Indonesia.” ujar Rachmita Maun Harahap, Jum’at (28/10).
Dijelaskan oleh Racmita Maun Harahap KND ini memiliki 4 fungsi yakni penyusunan rencana, advokasi, kerjasama, serta pemantauan dan evaluasi.
“Dalam perjalanannya KND ini melakukan pengembangan mekanisme dan instrumen pemantauan, implementasi hak penyandang disabilitas, dan sosialiasi serta kerjasama seperti yang dilakukan pada hari ini terhadap STIA Bengkulu.” jelasnya.
Sementara itu disampaikan oleh Ketua STIA Bengkulu Gustini, S.E., M.M., bahwa sangat menyambut baik dan mengapresiasi atas kerjasama/MOU dengan KND RI. “Kami dari STIA Bengkulu mengucapkan terima kasih atas adanya penandatanganan kerjasama dengan KND RI ini.” ungkap Gustini.
“Selain dengan KND RI, STIA Bengkulu telah banyak mengadakan kerjasama diantaranya dengan Bursa Efek Indonesia (BEI), DPMPTSP, DTPHP, serta Bank Mandiri.” pungkas Gustini.(08)















