Bengkulu, – Gelaran **MSL Academy Regional Bengkulu 2025 Road to Abu Dhabi** resmi dibuka dengan kegiatan edukatif yang penuh inspirasi. Tidak seperti pembukaan turnamen biasanya, tahun ini dimulai dengan pendekatan baru yang menggabungkan pembinaan karakter, edukasi hukum, dan kreativitas dunia anak. Kolaborasi antara **Pembimbing Kemasyarakatan Muda, Imran Hasyim**, dan **pendongeng nasional, Kak Tami**, sukses mencuri perhatian peserta, orang tua, dan para pelatih yang hadir di Lapangan Siuuu Mini Soccer.
Dalam sesi sosialisasi bertema **“Pencegahan Tindak Pidana oleh Anak”**, Imran Hasyim menyampaikan bahwa meningkatnya kasus kenakalan remaja dan tindak pidana yang melibatkan anak menjadi alarm penting bagi semua pihak untuk memperkuat pembinaan sejak dini. Ia menjelaskan peran penting keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial dalam membentuk karakter anak serta mencegah mereka terjerumus ke perilaku berisiko.
“Sepak bola bukan hanya kompetisi. Ia adalah ruang pendidikan karakter. Disiplin, sportivitas, dan tanggung jawab yang dipelajari anak-anak di lapangan harus dibawa ke kehidupan mereka sehari-hari. Kita ingin anak-anak Bengkulu bertumbuh menjadi generasi berprestasi yang jauh dari tindakan yang merugikan masa depan mereka,” ujar Imran.
Sesi itu semakin hidup ketika **Kak Tami** naik ke panggung dengan gaya khasnya yang ceria dan penuh imajinasi. Ia membawakan dongeng berjudul “Anak Hebat, Anak Selamat” yang mengajarkan cara menolak ajakan buruk, pentingnya berkata jujur, menjaga pertemanan, dan berani melapor jika melihat perilaku yang dapat berujung tindak pidana.
Metode dongeng interaktif tersebut membuat anak-anak terlibat aktif, tertawa, menjawab pertanyaan, dan menirukan gerakan yang diberikan. Para pelatih dan orang tua mengapresiasi momen ini sebagai cara efektif untuk menanamkan nilai-nilai penting dalam bahasa yang mudah dipahami anak.
Selesai sesi edukasi, turnamen resmi dibuka dan menyuguhkan pertandingan-pertandingan seru dari berbagai SSB terbaik se-Provinsi Bengkulu. Kompetisi ini menjadi pintu bagi para pemain muda untuk melangkah menuju level nasional dan berpeluang tampil di Abu Dhabi.
Dengan pembukaan yang inspiratif dan sarat nilai pendidikan, MSL Academy Regional Bengkulu 2025 menjadi contoh event olahraga yang tidak sekadar mengejar prestasi, tetapi juga mendorong lahirnya generasi yang berkarakter, berakhlak, dan memahami batasan hukum sejak usia dini.(Iwan)














