https://radarinformasinews.com/wp-content/uploads/2022/08/42538733-0798-4390-a043-98635d197dee.jpg

Komisi IV Minta Realisasikan Program Pendidikan Gratis

  • Bagikan

Bengkulu – Kepala SMAN, SMKN & SLBN yang baru saja dilantik diminta tak hanya fokus pada peningkatan mutu dan kualitas pendidikan agar berjalan optimal saja, tetapi juga harus bisa mewujudkan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu yakni program pendidikan gratis. Selain itu Kadis Dikbud Provinsi mesti bertanggungjawab terhadap realisasi program itu.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, H. Zainal, S.Sos, M.Si menyampaikan, pihaknya tetap berpikir positif terhadap pelaksanaan mutasi sebanyak 99 Kepala SMAN, SMKN, dan SLBN di Provinsi Bengkulu beberapa waktu lalu. “Tentunya kita berharap dengan mutasi itu bisa memberikan dampak terhadap peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di daerah ini,” ungkap Zainal.

Namun, lanjut Zainal, bukan soal mutu dan kualitas itu saja yang difokuskan, tetapi realisasi program pendidikan gratis yang merupakan visi dan misi Gubernur dan Wagub juga harus diperhatikan. “Ini sangat penting. Kita menilai para Kepsek yang baru saja dilantik itu, siap atau tidak siap harus siap mewujudkan program pendidikan gratis,” tegas Zainal.

Menurutnya, terkait program pendidikan gratis ini, pada waktu pembahasan RPJMD lalu pihaknya sudah mengingatkan. Karena jika mengharapkan subsidi dari APBD untuk mewujudkan program itu, sangat tidak memungkinkan. “Tapi dari penjelasan Pak Kadis Dikbud, dengan memaksimalkan penerapan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) program itu bisa diwujudkan,” beber Zainal.

Dari pernyataan itu, sambung Zainal, artinya Pak Kadis sanggup merealisasikan program tersebut. Makanya Kadis Dikbud harus ikut bertanggungjawab dalam realisasi program itu. “Kita menilai, mutasi Kepsek baru-baru ini merupakan titik awal untuk mewujudkan program pendidikan gratis yang sejauh ini memang ditunggu-tunggu masyarakat,” kata Zainal.

Lebih jauh dikatakannya, program pendidikan gratis ini merupakan tanggungjawab dan Pekerjaan Rumah (PR) bagi Kadis Dikbud dan juga para Kepsek. “Kita yakin baik Kadis dan Kepsek bisa melaksanakannya. Jika dalam tahun ini program itu tidak juga terealisasi, sebaiknya mundur saja dari jabatan. Karena bisa menjadi preseden buruk bagi Gubernur dan Wagub ketika program pendidikan gratis tidak terealisasi,” tandas Zainal.

Sebelumnya diketahui sebanyak 99 Kepala SMAN, SMKN & SLBN se-Provinsi Bengkulu dilantik. Pelantikan itu sendiri berkaitan dengan program strategis Gubernur dan Wagub bidang pendidikan. “Rotasi dan mutasi dalam sebuah organisasi merupakan bentuk penyegaran dan meningkatkan kompetensi abdi negara khususnya Kepsek,” tutup Kadis Dikbud Provinsin, Dr. Eri Yulian Hidayat. (adv)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.