Alaku
Alaku
Alaku
Daerah  

LDII Bengkulu Perkuat Dakwah Sejuk, Perangi Hoaks Lewat Jurnalistik

Cloud Hosting Indonesia

Bengkulu, – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Bengkulu menggelar Pelatihan Jurnalistik Mahir Dasar selama tiga hari, 4–6 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kantor DPW LDII Provinsi Bengkulu tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan generasi penerus dalam mengelola dan menyebarluaskan informasi secara positif.

Pelatihan diikuti 105 peserta yang berasal dari 10 kabupaten/kota melalui Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII se-Provinsi Bengkulu. Melalui kegiatan ini, LDII mendorong kadernya mengambil peran dalam dakwah melalui karya jurnalistik yang sejuk, edukatif, akurat dan bermanfaat bagi masyarakat.

Ketua DPW LDII Provinsi Bengkulu, Dr. H. Meri Sasdi, M.Pd, mengatakan LDII merupakan organisasi kemasyarakatan berbasis keagamaan yang berfokus pada dakwah Islam berdasarkan Al-Qur’an dan Al-Hadits. Dalam menjalankan aktivitasnya, LDII juga mengintegrasikan nilai keagamaan dengan komitmen kebangsaan berdasarkan Pancasila serta menjaga keutuhan NKRI.

“Pelatihan ini sebagai upaya meningkatkan kapasitas generasi penerus dan pengelola informasi menghadapi perkembangan teknologi informasi dan media sosial yang semakin pesat,” kata Meri Sasdi.

Ia berharap peserta mampu menulis berita, mengelola dan membagikan informasi, serta membuat konten kreatif dengan tetap mengedepankan prinsip akurasi, keberimbangan, positif, edukatif dan bermanfaat.

Meri menegaskan, jurnalis LDII diharapkan turut mendukung pemerintah dengan menyebarluaskan informasi yang baik dan benar. Menurutnya, kemampuan jurnalistik penting untuk menyaring informasi dan mencegah penyebaran fitnah, hoaks maupun konten yang berpotensi memecah persatuan bangsa.

Kepala Departemen Komunikasi, Informasi dan Media DPP LDII, H. Rulli Kuswahyudi, S.Sos, mengatakan LDII saat ini mengelola 55 media digital. Bengkulu menjadi provinsi ke-15 yang menggelar pelatihan jurnalistik tersebut.

“Era digital membuat semua orang bisa mengekspresikan diri melalui media sosial. Karena itu, masyarakat harus cerdas bermedia, saring sebelum sharing. Melalui jurnalistik, LDII berdakwah dengan perbuatan, yakni menyebarkan berita yang baik,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan melalui Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Bengkulu, Dr. Hj. Nelly Alesha, SKM, M.Si, menyambut baik kegiatan tersebut.

Ia menilai pelatihan jurnalistik dapat memperkuat kualitas SDM sekaligus membangun karakter positif. Pemerintah Provinsi Bengkulu juga mendorong jurnalis LDII memperbanyak pemberitaan yang positif dan menyejukkan sebagai upaya bersama memerangi hoaks dan fitnah.

Dalam kesempatan tersebut, DPW LDII Provinsi Bengkulu juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu terkait pengelolaan informasi dan pengembangan SDM.(Raffa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *