Bengkulu, – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, PT Pegadaian (Persero) Area Jambi–Bengkulu kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan dengan memberikan bingkisan Lebaran kepada para pengelola bank sampah binaan.
Kegiatan ini menyasar bank sampah yang tersebar di Kota Jambi, Kabupaten Muara Bungo, dan Kota Bengkulu. Program tersebut menjadi bentuk apresiasi kepada para “pahlawan lingkungan” yang selama ini aktif mengedukasi masyarakat dalam pengelolaan sampah.
Kepala Cabang Pegadaian Jambi, Rizki Dwi Putra, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan berkelanjutan yang telah berjalan sejak 2018. Menurutnya, kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Melalui program ini, kami ingin menyadarkan masyarakat bahwa memilah sampah bukan hanya membuat lingkungan sehat, tetapi juga bisa menjadi investasi masa depan dalam bentuk emas,” ujarnya mewakili Deputi Bisnis Pegadaian Area Jambi-Bengkulu, Marzuki.
Program “Bank Sampah Pegadaian” sendiri memungkinkan masyarakat menukarkan sampah seperti plastik, kertas, dan logam menjadi tabungan emas. Misalnya, sampah plastik seberat dua kilogram yang bernilai Rp20.000 akan langsung dikonversi ke gramasi emas dan tercatat dalam Tabungan Emas Pegadaian.
Sejauh ini, terdapat tujuh bank sampah binaan, terdiri dari empat di Kota Jambi, masing-masing satu di Kabupaten Muara Bungo dan Tanjung Jabung Barat, serta satu di Bengkulu. Program ini dinilai berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi baru.
Penyerahan bingkisan dilakukan langsung oleh pimpinan cabang kepada para ketua bank sampah di wilayah masing-masing. Pegadaian berharap, melalui apresiasi ini, kemitraan yang telah terjalin dapat semakin kuat dan mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, produktif, serta berkelanjutan.(Raffa)















