Bengkulu, – Siapa sangka, sosok di balik petikan gitar emosional dari lagu-lagu legendaris Padi Reborn dulunya hanyalah seorang kru? Ya, Satriyo Yudi Wahono, atau yang lebih dikenal dengan nama Piyu, ternyata memulai perjalanan musiknya bukan dari atas panggung, melainkan dari balik layar sebagai kru gitar Dewa 19.
Awal Perjalanan Sang Maestro Gitar
Lahir di Surabaya pada 15 Juli 1973, Piyu sudah menunjukkan minat besar terhadap musik sejak usia muda. Saat menempuh pendidikan di Universitas Airlangga, ia mulai serius menekuni gitar dan menggali lebih dalam dunia komposisi musik.
Pada pertengahan 90-an, ketika Dewa 19 tengah berada di puncak popularitas dengan formasi awalnya Ahmad Dhani, Andra Junaidi, Erwin Prasetya, dan Ari Lasso Piyu mendapat kesempatan emas untuk bergabung bersama mereka. Bukan sebagai musisi, tapi sebagai kru gitar yang bertanggung jawab merawat dan menyiapkan gitar-gitar Andra sebelum tampil di panggung.
Belajar di Balik Panggung
Menjadi kru mungkin bukan peran yang glamor, tapi bagi Piyu, itu adalah sekolah kehidupan musik. Ia menyerap segala pengetahuan yang bisa dipelajari dari teknik bermain, penyusunan aransemen, hingga strategi tampil di atas panggung. Ia kerap berdiskusi langsung dengan Andra dan Ahmad Dhani, dua sosok penting dalam dunia musik Indonesia, dan itu menyalakan semangatnya untuk menciptakan sesuatu yang berbeda.
Mendirikan Padi, Melambung Jadi Legenda
Setelah cukup lama belajar dari para seniornya, Piyu mengambil langkah berani. Pada 1996, ia membentuk band Padi bersama teman-teman sejiwanya. Dengan karakter musik yang khas puitis, dalam, dan menyentuh Padi melejit lewat lagu-lagu seperti Begitu Indah, Kasih Tak Sampai, dan Mahadewi. Nama Piyu pun mulai diperhitungkan, bukan hanya sebagai gitaris, tapi juga sebagai komposer berbakat.
Kini, Piyu dikenal sebagai salah satu gitaris legendaris Indonesia, bukti bahwa langkah-langkah kecil di balik layar bisa menjadi awal dari lompatan besar menuju panggung kejayaan. Kisahnya menjadi inspirasi bahwa kerja keras, ketekunan, dan kerendahan hati adalah kunci untuk mewujudkan mimpi.(Iwan/net)















