Bengkulu, – Pj Walikota Bengkulu diwakili oleh Staf Ahli Rosminiarty didampingi Inspektur Eka Rika Rino dan beberapa kepala OPD mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pusat Data (Pusda) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) secara virtual melalui Zoom Meeting, dari Ruang Monitoring Center Kota Bengkulu, Senin (10/2/25).
Dalam Rakor tersebut, dilihat pada 4 tahun terakhir, di bulan Januari selalu terjadi inflasi kecuali di tahun 2025. pada tahun 2025 terjadi deplasi (m-to-m) sebesar 0,76% dimana di tahun 2025 terjadi penurunan pada tahun sebelumnya, seperti Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga memberikan andil deflasi terbesar pada tahun 2025 sebesar 1,44%, sementara itu kelompok makanan, minuman dan tembakau mengalami inflasi dengan andil inflasi sebesar 0,56℅
Terdapat 11 provinsi yang mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) dan 27 provinsi yang mengalami penurunan IPH. Komoditas andil terbesar kenaikan IPH di 11 provinsi yang mendominasi adalah cabai merah dan cabai rawit.(Iwan)















