Alaku
Alaku
Alaku
Daerah  

Sejak Januari 2026, Bengkulu Sudah 404 Kali digoyang Gempa, Tadi Malam Gempa 4.8 Magnitudo

Cloud Hosting Indonesia

Bengkulu, – Pada Jumat (18/9) tepatnya pukul 23.37 atau jelang tengah malam. Kota Bengkulu kembali dilanda Gempa berkekuatan 4,8 magnitudo yang terjadi di 49 kilometer kedalaman laut kota Bengkulu.

Gempa ini tidak berpotensi Tsunami. Namun, gempa yang terjadi pada malam hari tadi menambah total gempa sejak 1 Januari hingga 18 September di Bengkulu sudah mencapai 404 kejadian.

Data tersebut diterima oleh sepenggalbengkulu secara langsung oleh BMKG Kepahiang pada Sabtu (19/9) pagi.

BMKG Kepahiang juga menyebut, rata rata gempa yang terjadi di Bengkulu berkekuatan 3,1 Magnitudo dan ada yang berkekuatan 1,2 Magnitudo hingga 5,2 Magnitudo.

Lalu, pusat Gempa yang terjadi di Bengkulu mayoritas berada di Laut Mukomuko dan Laut Enggano yang notabene sempat diisukan adanya Gunung Api Aktif disekitaran wilayah tersebut.

Isu tersebut terjadi sejak rombongan peneliti asal negara Prancis melakukan ekspedisi penelitian di laut Pulau Sumatera Tahun 2009 dan mengklaim adanya temuan gunung api aktif disekitaran laut pesisir barat Sumatera.

Sayangnya, rombongan peneliti Prancis tersebut tak pernah menyampaikan titik resmi dimana gunung api tersebut berada.

Isu isu tentang Gunung Api di laut barat Sumatera tersebut memang pernah dihembuskan berada di wilayah Mukomuko dan Enggano. Hanya saja, sampai saat ini memang belum ada yang bisa membuktikan titik lokasi gunung api tersebut berada.

Melalui keterangan resmi BMKG Kepahiang yang diterima sepenggalbengkulu pada Sabtu (19/9) pagi. Masyarakat Bengkulu diimbau untuk terus waspada dan tidak mempercayai isu isu hoax yang sering beredar saat ini.

“Untuk masyarakat harap kenali wilayah tempat tinggal kita. Perlu kita sadari bahwa kita tinggal di wilayah rawan bencana termasuk gempabumi. Jadi persiapkan diri kita apabila sewaktu-waktu terjadi gempabumi yang dahsyat, kita sama-sama siap untuk melakukan evakuasi diri dan keluarga. Jangan panik tentang isu-isu hoax yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya, selalu cari informasi dari instansi terkait (BMKG, BNPB, BPBD, BASARNAS). Pantau informasi gempabumi dari aplikasi Infobmkg dan media sosial resmi BMKG (untuk di Bengkulu bisa cek di instagram *@infogempa_bengkulu*, telegram dan WA Channel BMKG Bengkulu)” kata BMKG Kepahiang.(Yadi/rls/bmkg**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *