Alaku
Alaku
Alaku
Daerah  

Sudah Telusuri Penyebab Banjir, Pemda Provinsi Segera Tetapkan Langkah Awal

Salah satu rumah warga yang terendam banjir di Kawasan Tanjung Agung Kota Bengkulu, Senin (23/1). Foto - Hasnul Kasdi Radar Informasi News.Com
Cloud Hosting Indonesia


Bengkulu – Setelah Gubernur Bengkulu turun langsung memantau banjir. Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan bakal mengevaluasi penyebab banjir yang melanda sebagian besar wilayah Provinsi Bengkulu. Ini ditegaskan Sekdaprov Bengkulu, Drs. H. Hamka Sabri, M.Si yang juga merupakan koordinator Tim Pemantauan dan Penelusuran penyebab banjir yang telah dibentuk Gubernur Bengkulu, Dr. H. Rohidin Mersyah.

“Kita sudah melakukan langkah awal guna mencari penyebab-penyebab banjir. Tadi (kemarin, red) kita sudah melakukan pemantauan dan penelusuran hingga ke bagian hulu sungai Bengkulu. Bahkan penulusuran juga kita lakukan hingga mencapai Sungai Rindu Hati Kabupaten Bengkulu Tengah,” ungkap Hamka, Senin (23/1).

Menurutnya, selain memantau hulu sungai, pihaknya juga melihat aktifitas pertambangan dan perkebunan pada bagian hulu sungai. Dalam pemantauan ini, tim terdiri dari Dinas ESDM, LHK, BPDAS, BKSDA, Inspektur Tambang dan OPD terkait lainnya dengan bersinergi bersama Pemkab Bengkulu Tengah. Pamantauan dan penelusuran bakal terus berlanjut.

“Tapi yang jelas dari langkah awal pemantauan dan penelusuran ini, kita inign mengetahui sejauh mana aktifitas pertambangan dan perkebunan pada bagian hulu sungai memberikan dampak terhadap bencana banjir. Hasil pemantauan dan penelusuran inilah nantinya yang menjadi bahan evaluasi bagi kita dalam upaya pencegahan bencana serupa,” tegas Hamka.

Lebih jauh dikatakannya, selain menjadi bahan evaluasi, pemantauan dan penelusuran juga menjadi dasar rencana strategis penanggulangan dan antisipasi bencana banjir kedepan. “Tapi kita bergerak memantau aktifitas tambang batubara PT. Ratu Samban Mining dan mengecek Automatic Wethwer Sistem (Pengukuran Curah Hujan, Angin dan Suhu),” tutupnya. (novi)

Penulis: NoviEditor: Ahmad Nasti Nasution

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *