Bengkulu, — Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Republik Indonesia bekerja sama dengan Komisi VIII DPR RI menggelar kegiatan Tanya Jawab Seputar Haji bersama masyarakat di Bengkulu, Selasa (17/6). Kegiatan ini dihadiri oleh anggota Komisi VIII Fraksi Golkar Dapil Bengkulu, Hj. Derta Wahyulin, dan bertujuan meningkatkan literasi masyarakat tentang pengelolaan dana haji serta pentingnya menunaikan rukun Islam kelima.
Deputi Keuangan BPKH RI, Irwanto, hadir sebagai narasumber utama. Ia menjelaskan peran BPKH dalam mengelola dana haji secara profesional, transparan, dan amanah. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mengenalkan BPKH ke berbagai wilayah Indonesia, termasuk Bengkulu.

“Kami ingin masyarakat memahami bahwa dana haji dikelola secara hati-hati dan bermanfaat bagi calon jemaah, baik dari sisi pelayanan maupun keamanan dana,” ujar Irwanto.
Tokoh masyarakat Bengkulu, Sefty Yuslinah, turut hadir dan mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai sosialisasi ini sangat penting untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola dana haji.
“Harapan kami, pemerintah melalui Komisi VIII terus memperjuangkan penambahan kuota haji, agar antrean masyarakat tak terlalu panjang,” ucap Sefty.
Selain itu, Bank Muamalat sebagai mitra perbankan syariah juga dilibatkan untuk memberikan informasi teknis tentang prosedur tabungan dan pembiayaan pendaftaran haji.
Melalui kegiatan ini, BPKH dan Komisi VIII DPR RI berharap masyarakat Bengkulu semakin memahami pentingnya menggunakan lembaga resmi dalam menyimpan dana haji demi keamanan dan kemaslahatan umat.(Iwan)















