Bengkulu, – Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 resmi dimulai serentak di seluruh Indonesia pada Senin, 21 April 2026. Di Universitas Bengkulu (Unib), sebanyak 10.401 peserta tercatat mengikuti ujian yang berlangsung selama 10 hari, mulai 21 hingga 30 April 2026, terbagi dalam 20 sesi.

Pada hari pertama pelaksanaan, Rektor Universitas Bengkulu, Prof. Dr. Indra Cahyadinata, SP, M.Si, bersama jajaran pimpinan universitas melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi ujian di kampus utama Kandang Limun. Kegiatan monitoring ini turut didampingi para Wakil Rektor, Ketua dan Sekretaris Senat Universitas, para Dekan, Ketua Lembaga, serta pengawas eksternal dari Universitas Airlangga.
Peninjauan dilakukan dari luar ruang ujian untuk memastikan seluruh proses berjalan lancar tanpa mengganggu konsentrasi peserta. Rektor memastikan fasilitas, sistem pengawasan, hingga kesiapan petugas berjalan sesuai standar.
“Kami sengaja tidak masuk ke ruang ujian agar peserta tetap fokus. Pemantauan dilakukan dari luar ruangan untuk memastikan sarana, petugas, dan pengawas bekerja optimal serta mencegah potensi kecurangan,” ujar Prof. Indra.
Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik Unib yang juga Ketua Panitia Lokal UTBK-SNBT 2026, Prof. Kamaludin, mengungkapkan bahwa jumlah peserta tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Pada 2025, jumlah peserta UTBK-SNBT di Unib sebanyak 9.224 orang, sedangkan tahun ini meningkat menjadi 10.401 peserta.
Menurutnya, peningkatan tersebut menunjukkan semakin besarnya minat calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Bengkulu. Bahkan, berdasarkan data panitia pusat, jumlah peserta yang memilih Unib sebagai tujuan studi mencapai lebih dari 11.000 orang.
“Ini menjadi indikator positif bahwa kepercayaan masyarakat terhadap Unib terus meningkat dari tahun ke tahun,” jelas Prof. Kamaludin.
Pelaksanaan UTBK di Unib tersebar di delapan lokasi dengan 16 ruang ujian dan didukung 83 panitia pada setiap sesi. Selain itu, Unib juga menyediakan layanan khusus bagi lima peserta disabilitas.
Pada sesi pertama hari pertama, panitia mencatat sebanyak 14 peserta tidak hadir karena melewati batas toleransi waktu yang ditetapkan. Secara keseluruhan, pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 di Unib berjalan tertib, aman, dan sesuai prosedur, menegaskan kesiapan kampus dalam mendukung seleksi nasional yang berkualitas.(Raffa)















