Sumatera Barat, – Nama Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, kian bersinar di panggung nasional. Berdasarkan riset social media analytic terbaru tahun 2025, Vasko dinobatkan sebagai wakil gubernur paling populer di Indonesia dengan skor fantastis 95 dari 100 poin, mengungguli sejumlah figur nasional ternama, termasuk Rano Karno.
Popularitas tersebut bukan hadir secara instan atau semata didorong rekam jejaknya sebagai mantan YouTuber. Di penghujung 2025, citra Vasko justru menguat berkat aksi nyata dan ketulusan kepemimpinannya saat mendampingi masyarakat Sumatera Barat menghadapi bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah.
Di tengah suasana duka Ranah Minang, Vasko tampil sebagai pemimpin yang cepat tanggap. Ia tidak hanya mengeluarkan arahan dari balik meja, tetapi turun langsung ke lokasi terdampak terparah. Hampir setiap hari, ia terlihat berada di lapangan, memastikan bantuan logistik, layanan kesehatan, dan kebutuhan dasar warga tersalurkan tepat sasaran.
Komitmen tersebut jauh dari kesan seremonial. Vasko kerap bermalam di posko pengungsian untuk mendengar langsung keluhan warga sekaligus memantau kondisi pengungsi pada malam hari. Kehadirannya yang konsisten memberi kekuatan moral bagi masyarakat yang kehilangan rumah dan mata pencaharian.
Latar belakangnya sebagai YouTuber “Macan Idealis” memang membekali Vasko dengan kemampuan komunikasi yang kuat. Namun dalam penanganan bencana, publik menyaksikan transformasinya menjadi pemimpin lapangan yang tangguh. Kemenangan telak 77,12 persen suara pada Pilkada 2024 kini ia jawab dengan kerja nyata tanpa mengenal waktu.
Melalui media sosial, Vasko juga menjaga komunikasi dua arah dengan masyarakat. Ia secara terbuka menyampaikan progres penanganan bencana, merespons laporan warga secara cepat, hingga mengoordinasikan bantuan lintas pihak.
Perpaduan keaktifan di dunia digital dan kerja keras di lapangan menjadikan Vasko simbol kepemimpinan baru di Indonesia. Tantangan ke depan adalah menjaga konsistensi, namun sejauh ini, Vasko Ruseimy telah membuktikan bahwa popularitasnya lahir dari kedekatan dan keberpihakannya pada rakyat. (Iwan/net)















