Bengkulu, – Wakil Gubernur Bengkulu Mian meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu agar lebih serius dan optimal dalam menjalankan tugas, terutama memastikan berbagai program pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Mian saat memimpin apel bersama ASN dan kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu, Senin (2/11), di halaman Kantor Gubernur Bengkulu.

Dalam arahannya, Mian mengingatkan bahwa komitmen pemerintah dalam membantu rakyat tidak boleh hanya menjadi slogan, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata dan kesungguhan seluruh jajaran pemerintahan.
Ia menyoroti program Bantu Rakyat yang digagas Gubernur Bengkulu Helmi Hasan bersama dirinya dan seluruh jajaran pemerintah daerah. Salah satu fokus utama program tersebut adalah percepatan pembangunan infrastruktur yang diharapkan mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat.
“Kalau tidak diingatkan, kebiasaan kita itu seperti menonton wayang. Kita sama-sama mengetahui upaya Bantu Rakyat yang digagas Pak Gubernur dan didukung saya bersama jajaran pemerintah daerah. Kita memfokuskan pembangunan infrastruktur dengan anggaran dan cakupan yang sangat besar dibandingkan periode sebelumnya. Karena itu, seluruh jajaran harus benar-benar serius mengawal pelaksanaannya,” tegas Mian.
Menurutnya, persoalan infrastruktur masih menjadi salah satu keluhan masyarakat di sejumlah wilayah Bengkulu. Kondisi jalan yang rusak, misalnya, berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi, terutama bagi masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari hasil pertanian dan perkebunan.
Oleh karena itu, Mian meminta seluruh OPD terkait memastikan pekerjaan pembangunan infrastruktur dapat diselesaikan sesuai target waktu dengan tetap mengutamakan kualitas pekerjaan.
“Manakala pembangunan ini bisa diselesaikan tepat waktu dan dengan mutu yang baik, maka salah satu persoalan ekonomi biaya tinggi dapat kita atasi. Selama ini masyarakat kesulitan menjual hasil bumi karena terhambat kondisi infrastruktur yang rusak. Dengan infrastruktur yang lebih memadai, distribusi hasil pertanian dan perkebunan akan semakin lancar sehingga biaya ekonomi masyarakat dapat ditekan,” jelasnya.
Mian menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya proyek yang dikerjakan, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat.
Karena itu, ia mengajak seluruh ASN dan kepala OPD untuk meningkatkan disiplin, tanggung jawab, serta keseriusan dalam bekerja agar setiap program pemerintah benar-benar bermuara pada peningkatan kesejahteraan rakyat.(Raffa)














