Bengkulu – Arus lalu lintas kendaraan di Jalan Tol Bengkulu–Taba Penanjung (Bengtaba) terpantau mengalami peningkatan selama periode Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026). Berdasarkan data PT Hutama Karya (Persero) hingga Sabtu (21/12/2025), jumlah kendaraan yang melintasi Tol Bengkulu–Taba Penanjung tercatat sebanyak 2.582 kendaraan, atau meningkat 14,55 persen dibandingkan trafik normal.
Peningkatan ini sejalan dengan melonjaknya aktivitas perjalanan masyarakat Bengkulu dan sekitarnya yang memanfaatkan momentum libur akhir tahun untuk mudik, berwisata, maupun perjalanan keluarga. Tol Bengkulu–Taba Penanjung kini menjadi jalur strategis yang mempercepat konektivitas antara Kota Bengkulu dengan wilayah penyangga di Provinsi Bengkulu.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya menyampaikan, pemantauan trafik dilakukan secara intensif sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga keamanan, kelancaran, dan kenyamanan pengguna jalan tol selama periode Nataru. Secara kumulatif, total trafik harian pada seluruh ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang telah beroperasi mencapai 140.187 kendaraan, meningkat 21,91 persen dari kondisi normal.
“Khusus Tol Bengkulu–Taba Penanjung, peningkatan trafik menunjukkan manfaat nyata kehadiran tol ini dalam mendukung mobilitas masyarakat serta efisiensi waktu tempuh,” ujar perwakilan Hutama Karya.
Hutama Karya memastikan kesiapan petugas, layanan operasional, serta sarana pendukung di sepanjang Tol Bengkulu–Taba Penanjung untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan. Koordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait juga terus dilakukan guna menjaga kelancaran arus lalu lintas.
Masyarakat pengguna tol diimbau untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan.
Pengemudi juga disarankan beristirahat di rest area terdekat apabila merasa lelah atau mengantuk, serta memastikan saldo uang elektronik mencukupi sebelum memasuki gerbang tol.
Dengan meningkatnya trafik selama Nataru, Tol Bengkulu–Taba Penanjung semakin menegaskan perannya sebagai infrastruktur vital yang mendukung konektivitas daerah, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta memberikan pengalaman perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat Bengkulu. (Iwan)















