Bengkulu, – Harapan Timnas Italia untuk kembali berjaya di panggung dunia harus pupus secara dramatis. Gli Azzurri tersingkir setelah kalah adu penalti dari Timnas Bosnia dan Herzegovina dalam laga play-off menuju final Piala Dunia 2026, Rabu (1/4) dini hari.
Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Italia yang lebih diunggulkan justru kesulitan menembus pertahanan rapat Bosnia. Hingga waktu normal berakhir, kedua tim harus puas bermain imbang 1-1, memaksa laga dilanjutkan ke babak adu penalti.
Situasi semakin sulit bagi Italia setelah bek andalan mereka, Alessandro Bastoni, diganjar kartu merah pada babak kedua. Kehilangan satu pemain membuat keseimbangan permainan Italia terganggu, meski mereka tetap mampu bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Namun, petaka datang di babak adu penalti. Dari empat algojo yang diturunkan, hanya satu yang berhasil menuntaskan tugasnya. Sebaliknya, Bosnia tampil lebih tenang dan efektif, mengunci kemenangan dengan skor 4-1.
Kekalahan ini menambah catatan kelam bagi Italia, yang merupakan empat kali juara dunia. Di bawah arahan pelatih Gennaro Gattuso, serta dukungan tim pelatih yang diisi nama-nama besar seperti Gianluigi Buffon dan Giorgio Chiellini, Italia tetap gagal memenuhi ekspektasi publik.
Hasil ini sekaligus memastikan Italia gagal melaju ke final dan memperpanjang tren buruk mereka dalam beberapa edisi terakhir turnamen besar. Kegagalan kali ini menjadi pukulan telak bagi sepak bola Italia yang tengah berupaya bangkit dari masa sulit.
Sementara itu, Bosnia dan Herzegovina mencatat sejarah penting dengan melangkah lebih jauh, meninggalkan Italia yang harus kembali menunda mimpi mereka untuk kembali mengangkat trofi paling bergengsi di dunia sepak bola.(Raffa)















