Rejang Lebong, – Polres Rejang Lebong memastikan akan menempatkan personel untuk melakukan penjagaan dan patroli rutin di kawasan tikungan Mahi, Kelurahan Talang Ulu, Kecamatan Curup Timur, setiap akhir pekan. Langkah tersebut dilakukan menyusul maraknya aksi balap liar yang kerap terjadi di lokasi tersebut pada Minggu sore.
Kepastian itu disampaikan jajaran Satlantas Polres Rejang Lebong usai melakukan penertiban balap liar di kawasan tikungan Mahi, Minggu sore (17/5/2026). Dari hasil penertiban yang dilakukan, sebanyak 2 unit kendaraan roda dua yang menggunakan knalpot brong berhasil diamankan aparat kepolisian, sementara 1 kendaraan roda dua lainnya hanya diberikan teguran.
Kapolres Rejang Lebong, AKBP. Florentus Situngkir melalui Kasat Lantas Polres Rejang Lebong IPTU Arief Abdullah, didampingi Kanit Turjawali IPDA Rohadi, menegaskan pihaknya akan meningkatkan pengawasan di kawasan tersebut, khususnya pada jam-jam rawan terjadinya balap liar.
“Kami akan melakukan patroli dan menempatkan personel di lokasi pada akhir pekan, terutama sore hari. Tujuannya untuk mencegah balap liar dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Rohadi.
Ia menegaskan, kepolisian juga akan melakukan tindakan terhadap pengendara yang terlibat balap liar maupun kendaraan yang melanggar aturan lalu lintas, termasuk penggunaan knalpot tidak standar.
“Jika ditemukan pelanggaran, tentu akan kami tindak sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Warga sekitar menyambut baik langkah yang dilakukan aparat kepolisian. Selama ini, kawasan tikungan Mahi disebut kerap dipadati remaja dan kendaraan roda dua setiap Minggu sore.
“Biasanya mulai ramai sekitar pukul empat sore sampai menjelang magrib. Warga berharap memang ada penjagaan rutin supaya tidak ada lagi balap liar,” ujar Wawan, salah seorang warga setempat.
Menurutnya, aksi balap liar di jalan umum tidak hanya mengganggu kenyamanan lingkungan, tetapi juga membahayakan pengguna jalan lain yang melintas di kawasan tersebut.
“Jelas warga berharap aparat bisa berjaga rutin di setiap akhir pekan, khususunya sejak pukul 16.00 – 18.00 WIB. Karena aksi balapan liar ini sudah sangat meresahkan warga sekitar,” pungkasnya. (Arie/**)















