Alaku
Alaku
Alaku
Daerah  

Air PDAM Mati Sepekan, Warga Arkarami Lestari Terpaksa Angkut Air dari Masjid

Cloud Hosting Indonesia

Bengkulu, – Pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Hidayah Kota Bengkulu kembali menuai kritik tajam dari masyarakat. Warga Perumahan Arkarami Lestari, Kelurahan Sukarami, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, khususnya di kawasan Jalan Kebun Indah, mengeluhkan kondisi air bersih yang mati total selama sepekan terakhir.

Akibat kondisi tersebut, warga kesulitan memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari seperti memasak, mandi, mencuci, hingga kebutuhan kakus (MCK). Keluhan warga pun mulai bermunculan karena hingga kini pasokan air belum juga kembali normal.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan identitas lengkapnya mengaku sangat kesulitan selama layanan air PDAM terhenti. Untuk kebutuhan sehari-hari, warga terpaksa mencari sumber air alternatif.

“Air kami di Perumahan Arkarami Lestari Kelurahan Sukarami la seminggu mati. La seminggu kami ko dak do air. Harus ngangkut dari masjid, air masjid pakai sumur bor,” keluhnya, Kamis (28/5/2026).

Menanggapi kondisi tersebut, Anggota DPRD Kota Bengkulu, Andi Saputra, menyampaikan keprihatinan dan kritik keras terhadap pelayanan PDAM Tirta Hidayah Kota Bengkulu. Menurutnya, air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang tidak boleh diabaikan.

“Kita sangat prihatin dan menyayangkan kondisi ini. Air bersih itu kebutuhan dasar. Kalau sampai seminggu mati total di Perumahan Sukarami, ini sudah keterlaluan dan sangat menyengat urat nadi kehidupan warga. Kasihan warga sampai harus mengangkut air dari masjid untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Andi tegas.

Politisi PKS tersebut menegaskan bahwa PDAM tidak boleh terus berlindung di balik alasan teknis tanpa memberikan solusi nyata kepada masyarakat terdampak. Ia meminta manajemen PDAM segera menyelesaikan akar persoalan sekaligus menghadirkan langkah darurat di lapangan.

“Stop alasan teknis. Manajemen PDAM diminta tidak tutup mata dan segera menyelesaikan akar masalah. Selama masa perbaikan yang memakan waktu lama, PDAM wajib mengirimkan armada tangki air bersih gratis ke perumahan warga sebagai solusi darurat,” katanya.

Andi juga berjanji akan segera berkoordinasi dengan komisi terkait dan pihak PDAM agar persoalan tersebut segera ditindaklanjuti.

“Jangan biarkan warga berlarut-larut dalam kesulitan. Saya akan segera koordinasikan hal ini ke komisi terkait dan pihak PDAM agar malam ini atau besok langsung ditindaklanjuti,” pungkasnya.(Iwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *