Bengkulu – Suasana memanas saat debat kandidat calon gubernur dan wakil gubernur Bengkulu 2024 baru akan dimulai. Terjadi keributan antara pendukung Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 01 dan Paslon nomor urut 02. Ketegangan dipicu oleh perselisihan mengenai atribut yang dibawa tim pendukung.
Sebelum acara dimulai, petugas keamanan melakukan pemeriksaan atribut kampanye sesuai aturan debat yang telah ditetapkan. Namun, tim Paslon nomor urut 01 terlihat membawa atribut bergambar calon mereka, Helmi-Mian, beserta angka 1. Hal ini bertentangan dengan aturan tata tertib yang melarang penggunaan atribut terkait nomor urut atau gambar kandidat saat debat berlangsung.

Petugas langsung memberikan teguran kepada tim Paslon 01 dan meminta mereka segera melepaskan atribut tersebut. Meski sempat terjadi adu mulut antara pendukung kedua paslon, petugas berhasil mengendalikan situasi, dan atribut yang melanggar aturan segera ditertibkan. Setelah insiden tersebut, suasana kembali kondusif, dan debat bisa dilanjutkan sesuai jadwal.
Kejadian ini menjadi sorotan karena seharusnya aturan debat disepakati dan dihormati oleh setiap tim kandidat demi menciptakan suasana debat yang tertib dan damai. Pihak penyelenggara debat berharap kejadian serupa tidak terulang dalam tahap selanjutnya dan mengimbau setiap tim pendukung untuk mematuhi aturan yang ada.
Debat kali ini diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat Bengkulu untuk mengenal visi, misi, dan program kerja masing-masing kandidat dengan lebih jelas, tanpa gangguan atau konflik dari para pendukung.(Nasti)















