Bengkulu, – Kandidat bakal calon Walikota (Cawalkot) Bengkulu Suhartono mengikuti fit and properties yang diselenggarakan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bengkulu, bertempat di salah satu hotel di Kota Bengkulu pada Minggu, (26/5/2024).
Fit and propertes yang dilakukan kepengurusan DPD PKS Kota kepada Suhartono yang akrab disapa Dang Tono ini yang didampingi Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Leo Fadli Bakti dan tim, berlangsung selama lebih kurang 1 setengah jam, sebagai tindak lanjut mengambil sekaligus mengembalikan berkas formulir pendaftaran selaku calon Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu periode 2024-2029, yang akan diusung PKS dalam Pilkada serentak pada 27 November 2024 mendatang.
“Alhamdulillah, sesuai dengan yang dijadwalkan, saya telah selesai mengikuti fit and properties yang diselenggarakan PKS dengan baik,” ungkap Dang Tono seusai fit and properties.

Menurut Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bengkulu ini, dari visi dan misi yang dituangkannya dalam makalah dengan judul “Membangun Kota Bengkulu Lebih Baik” dan motto “Bersama Kita Bisa Mewujudkan Perubahan,” cukup banyak juga pertanyaan disampaikan tim penjaringan PKS. Tetapi yang jelas dari dua rencana program di bidang pendidikan dan kesehatan yang diterangkannya, diterima dengan baik.
Apalagi ia mewacanakan sebuah perubahan bersama koalisi besar dalam pengusungan Walikota dan Wakil Walikota. Termasuk, alternatif pilihan lain dari PKS, yang menyodorkan kadernya sebagai calon wakil.
“Rencana perubahan dan koalisi besar parpol diyakini bisa memenangkan pemilihan walikota dan wakil walikota (pilwakot) Bengkulu. Mengenai siapa yang diusung nanti, akan diputuskan lagi dalam rencana rapat kaolisi besar,” ujar Dang Tono.
Sementara itu, Sekretaris DPD PKS Kota Bengkulu Andi Saputra menyampaikan, pada prinsipnya dari tiga orang kandidat balon Walikota yang mendaftar dari eksternal yaitu, Mohammad Saleh, Benny Suharto dan Suhartono, sudah memenuhi standar. Dimana setelah ini, semua nama kandidat termasuk dari 4 nama dari internal yaitu, Ustad H Dani Hamdani, Sefty Yuslinah, H. Sujono dan Alamasyah, akan disampaikan ke DPW, untuk diteruskan ke DPP PKS di Jakarta.
Mengingat di PKS untuk keputusan akhir dalam pengusungan calon kepala daerah dan wakil, berada di pusat.
“Pada tanggal 31 Mei nanti hasil fit and properties ini akan dibahas, setelah itu hasilnya diteruskan ke DPW dan selanjutnya diteruskan ke DPP di Jakarta. Siapa yang akan diputuskan kita serahkan sepenuhnya hasil penjaringan ini ke DPP,” demikian tutup Ustad Andi ini.(Iwan)















