Bengkulu, – Suasana Lapangan Dwi Tunggal, Kabupaten Rejang Lebong, Minggu (1/11) malam, mendadak semarak. Ribuan masyarakat berkumpul menyaksikan pembukaan Gebyar Semarak Merah Putih 2026 yang bakal berlangsung selama 10 hari, hingga 10 November mendatang.
Hadir mewakili Pemerintah Provinsi Bengkulu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bengkulu, R.A. Denni, turut menyaksikan dimulainya pesta rakyat yang tak hanya menyuguhkan hiburan, tetapi juga menjadi ajang promosi budaya, pariwisata, dan geliat UMKM lokal.

Pembukaan kegiatan dilakukan bersama Plt. Bupati Rejang Lebong, Hendri Praja, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Ditandai dengan tabuhan alat musik tradisional Dol, suasana pembukaan berlangsung meriah. Bahkan, meski sempat diguyur hujan, antusiasme masyarakat tidak surut.
Dalam kesempatan tersebut, R.A. Denni menyampaikan bahwa kegiatan seperti Gebyar Semarak Merah Putih memiliki potensi besar untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. Tidak hanya menjadi hiburan, kegiatan ini juga membuka ruang bagi pelaku UMKM, seniman, komunitas kreatif, dan pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk serta karya mereka kepada masyarakat luas.
”Event daerah perlu terus dikembangkan sebagai salah satu strategi memperkuat sektor pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” terang Denni
Penyelenggaraan Gebyar Semarak Merah Putih sendiri merupakan bagian dari program kegiatan yang digelar di sejumlah titik di Provinsi Bengkulu. Program ini didukung melalui penghargaan (reward) atas capaian Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam pengendalian inflasi daerah dan penurunan angka pengangguran.
Denni juga menyampaikan komitmen Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu melalui Program Bantu Rakyat, khususnya dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah melalui pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan serta jembatan.
”Khusus di Kabupaten Rejang Lebong, kondisi jalan provinsi saat ini telah mencapai 96,57 persen dalam kategori mantap,” jelasnya
Sementara itu, Plt. Bupati Rejang Lebong, Hendri Praja, menyampaikan bahwa Gebyar Semarak Merah Putih tahun ini menghadirkan 32 konten kegiatan yang dikemas selama 10 hari. Ia berharap perhelatan tersebut dapat memberikan dampak positif, terutama bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di daerah.
“Seluruh pelaku UMKM dapat memanfaatkan momentum ini dengan sebaik-baiknya. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk unggulan Rejang Lebong sekaligus memperluas pasar,” kata Hendri
Selama pelaksanaan, masyarakat akan disuguhkan berbagai agenda menarik. Mulai dari lomba mewarnai tingkat PAUD dan TK, lomba qasidah, lomba baris-berbaris kreasi tingkat SMP dan SMA, pentas etnik budaya lintas daerah, pertunjukan kuda kepang, festival band dan aransemen lagu daerah, hingga Karnaval Merah Putih.
Tak hanya itu, ada pula pawai sound etnik, fashion show etnik budaya, fun walk, fun run 5K, turnamen sepak bola KORPRI tingkat Sumbagsel, festival drumband, serta riding dan pameran motor klasik.
Berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat juga turut meramaikan agenda, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, bazar pasar murah, pelatihan UMKM digital, pentas inklusif penyandang disabilitas, hingga workshop coffee dan barista.
Puncak kemeriahan dijadwalkan berlangsung pada malam penutupan, 10 November mendatang, dengan menghadirkan Ruri Republik bersama sejumlah artis ibu kota lainnya.(Raffa)














