Bengkulu, – Kandidat bakal calon (Balon) Walikota Bengkulu yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bengkulu, Suhartono dengan didampingi pengurus DPC Partai Demokrat Kota, mengembalikan berkas pendaftaran calon Walikota ke tiga partai pada Sabtu, (11/5/2024).

Tiga partai itu adalah, pertama ke PPP, rombongan Suhartono yang akrab disapa Dang Tono diterima oleh Ketua DPC PPP Kota Dedy Exwan didampingi tim 5 penjaringan PPP. Lalu ke PKB dan PKS Kota Bengkulu juga demikian.

Dengan itu, Dang Tono sudah menyerahkan berkas pendaftaran pencalonannya yang akan maju melalui jalur parpol dengan dipilih pada 27 November 2024 mendatang sebanyak 8 parpol, yaitu, Demokrat, PDIP, Nasdem, Perindo, Hanura, PPP, PKB dan PKS.

Seusai menyerahkan berkas, kandidat balon Walikota Bengkulu periode 2024-2029, Suhartono menyampaikan, dengan telah dikembalikan berkas pendaftaran calon tidak mempersoalkan jumlah kursi dari masing-masing parpol, karena saat ini terpenting menjalin silaturahmi dan komunikasi yang baik dulu antar sesama. Apalagi khusus ke PPP adalah partai yang umurnya sudah tua. Begitu juga dengan parpol-parpol lainnya.
Mengingat dalam pencalonan ini, diakuinya, tidak menutup kemungkinan yang menjadi pasangannya maju pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu dengan kader partai tempat mendaftar.
“Sifatnya saat ini saya berterima kasih ke masing-masing parpol sudah diterima dengan baik dan diberi kelancaran mulai dari pengambilan formulir hingga pengembalian. Tinggal lagi kita mengikuti proses berikutnya di masing-masing parpol hingga nanti pelaksanaan pesta demokrasi rakyat di kota Bengkulu juga dapat terlaksana dengan baik,” ungkap Dang Tono.
Menurutnya, dengan 8 parpol mendaftarkan diri sebagai balon Walikota berencana akan menggalang koalisi besar-besaran. Mengingat jika hanya Demokrat yang memiliki 3 kursi di DPRD Kota Bengkulu hasil Pemilu Legislatif (Pileg) pada 14 Februari 2024 lalu, juga belum mencukupi, sehingga harus menggalang koalisi, bahkan sebanyak-banyaknya.
“Sebagai wujud keseriusan saya maju pada Pilwakot ini, akan mengikuti mekanisme dan prosedur setiap partai dulu. Jika dari komunikasi ada kecocokan, tentu akan terbentuk koalisi besar-besaran nantinya. Apalagi untuk saat ini saya mendaftar sebagai bakal calon (balon) walikota, tapi tidak menutup kemungkinan berubah yang baru diketahui bulan Juni ini,” kata Dang Tono.

Senada itu, Ketua DPC PPP Kota Bengkulu Dedy Exwan mengakui, dengan PPP yang hanya memiliki 1 kursi di DPRD Kota, memang bersama-sama parpol lainnya sejak awal mewacanakan untuk menggalang koalisi besar-besaran, tapi terwujud atau tidak tergantung komunikasi lanjutannya. Karena tidak dipungkiri dalam dunia politik yang dinamis, apa saja bisa terjadi.
“Untuk saat ini kita (PPP,red) lakukan komunikasi saja dulu, tidak saja ke kandidat calon, juga parpol lainnya. Termasuk siapa yang calon walikota dan wakilnya,” terangnya.
Lebih lanjut ia menambahkan, dari empat kandidat balon Walikota yang mendaftar, Suhartono merupakan yang pertama mengembalikan berkas pendaftaran calon.
Sedangkan yang lainnya yakni M Saleh dan Jaya Marta di kabarkan pada Senin lusa. Begitu juga dengan salah satu kader yang mendaftar, Heri Ifzan akan mengembalikan berkas pendaftarannya.(Iwan)















