Benģkulu, – H. Mohammad Saleh SE Anggota DPR RI daerah pemilihan atau Dapil Bengkulu periode 2019-2024 dari fraksi Golkar yang sempat digadang-gadang maju pemilihan Gubernur atau Pilgub Bengkulu, tapi saat ini dia serius maju Pilwakot sebagai Calon Walikota Benģkulu menegaskan bahwa dia masih kader Partai Golkar, ditengah isu yang mengatakan bahwa dia sudah pindah partai Gerindra, “Sampai saat ini saya masih anggota Fraksi Golkar di DPR RI dan Kader Partai Golkar,” tegas Mohammad Saleh saat dihubungi Radar Informasi News.Com Jumat malam (3/5).
Sebelumnya Mohammad Saleh menjelaskan alasan dia memutar haluan maju dalam kontestasi pemilihan walikota (Pilwakot) Bengkuku 2024.
Dijelaskan Mohammad Saleh bahwa Partai Golkar melakukan survey di Bengkulu untuk calon Gubernur Bengkulu dirinya dan Rohidin Mersyah, sehingga ia harus mempersiapkan alternatif lain untuk langkah politik kedepan jika tidak mendapatkan dukungan dari Partai Golkar di Pilgub Bengkulu.
“Tentu saya harus menyiapkan alternatif lain untuk langkah politik kedepan. Namun semua bergantung partai nanti,” tuturnya.
Menurutnya, peluang untuk diusungkan dari Partai Golkar maju Pilgub Bengkulu semakin kecil karena Rohidin Mersyah merupakan Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Bengkulu, dan jika pun hasil survey dirinya dan Rohidin Mersyah sama-sama tinggi, ia berkeyakinan DPP akan mengusung Rohidin.
“Kalau survey sama pun pasti ketua DPD I yang diusungkan oleh DPP karena petahana,” ungkapnya.
Ia juga mengakui, telah mendapatkan restu dan sepakat dengan Rohidin Mersyah, bahwa dirinya maju Pilwakot Bengkulu. Sementara Pilwakot sampai saat ini belum ada kader organik Partai Golkar yang berpotensi maju.
“Saya sudah diberikan rekomendasi maju di Pilwakot dan kita sudah sepakat, kebetulan di Pilwakot kader organik belum ada dan potensi itu ada,” terangnya.
Ditambahkan M. Saleh saat ini dirinya juga masuk dalam survey Partai Golkar untuk calon walikota Bengkulu. Namun dengan jumlah kursi Partai Golkar di Kota Bengkulu hanya 3 sehingga harus mencari koalisi dengan Partai lan.
“Kita di Kota Bengkulu ada 3 kursi sehingga harus berkoalisi dengan partai lain untuk maju Pilwakot,” ujar Mohammad Saleh.
Untuk diketahui, saat ini melalui tim keluarga M Saleh telah mengambil formulir penjaringan calon Walikota di Partai Gerindra, Partai Demokrat dan PKS.(Iwan)















