Bengkulu, – Krisis air bersih yang dikeluhkan warga Perumahan Arkarami Lestari, Kelurahan Sukarami, Kota Bengkulu, akhirnya mulai mendapat penanganan serius dari Pemerintah Kota Bengkulu bersama PDAM Tirta Hidayah. Gangguan distribusi air yang telah berlangsung hampir sepekan itu disebut terjadi akibat kerusakan pompa pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Nelas.
Sekretaris Daerah Kota Bengkulu yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PDAM Tirta Hidayah menjelaskan, kerusakan pompa menyebabkan pasokan air menuju reservoir Sebakul berkurang drastis. Dampaknya, distribusi air ke sejumlah wilayah pelanggan, terutama kawasan Perumahan Arkarami, menjadi terganggu.
“Beberapa hari terakhir memang terjadi gangguan pada pompa di IPA Nelas sehingga suplai air menuju reservoir Sebakul sangat sedikit. Akibatnya distribusi air ke pelanggan tidak maksimal,” ujar Plt Direktur Utama PDAM Tirta Hidayah, Jumat (29/5/2026).
Ia memastikan proses perbaikan pompa telah selesai dilakukan dan saat ini sistem kembali beroperasi normal. Meski demikian, aliran air ke rumah-rumah warga belum sepenuhnya stabil karena jaringan pipa distribusi membutuhkan waktu untuk kembali terisi penuh setelah sempat kosong akibat minimnya suplai.
“Pompa sudah normal kembali, namun proses normalisasi distribusi memerlukan waktu hingga tekanan air di jaringan kembali stabil,” jelasnya.
Pemerintah Kota Bengkulu dan PDAM Tirta Hidayah meminta masyarakat untuk bersabar karena diperkirakan dalam satu hingga dua hari ke depan distribusi air bersih akan kembali normal.
Sebagai langkah darurat, PDAM juga menyiapkan armada tangki air bersih untuk membantu warga terdampak, khususnya di kawasan Perumahan Arkarami dan sekitarnya.
“Kami siap menyalurkan bantuan tangki air bersih sementara bagi masyarakat yang membutuhkan,” tutupnya.(Raffa)















